BeritaHeadline

Tak Tahan Bau, Warga Panton Rayeuk T Mengungsi ke Kantor Camat

Share
Puluhan warga CV8 Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur mengungsi ke kantor camat, karena tak tahan bau dampak dari pencucian sumur milik PT Medco E&P Malaka. Foto Ist
Share

Puluhan warga dari komplek CV8 Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, memilih mengungsi ke kantor camat, Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka mengaku tidak tahan lagi dengan bau menyengat yang sejak beberapa hari terakhir mencemari lingkungan tempat tinggal mereka.

Setibanya di kantor camat, warga langsung berkumpul di halaman dan sebagian masuk ke ruangan yang ada. Hingga sekarang, mereka masih bertahan dan belum ada kepastian penanganan dari pihak terkait.

“Warga sudah mengungsi di kantor camat, hingga sekarang belum ada kepastian. Jangankan yang lain, makan siang pun belum,” kata Hendra, salah seorang warga kepada digdata.id.

Informasi yang berhasil digdata.id himpun, bau menyengat itu sudah sering terjadi dan menimbulkan keresahan. Sejak tengah malam, hingga tadi subuh sekira pukul 05.00 WIB, bau semakin terasa. Karena khawatir terulang seperti yang pernah terjadi pada 24 September 2023 lalu, sebagian masyarakat CV8 terpaksa meninggalkan rumah mereka dan bertahan di kantor camat.

“Kalau terus dibiarkan, kami tidak tahu harus bagaimana lagi. Kami berharap pemerintah segera bertindak. Jangan tunggu warga sakit dulu baru turun tangan,” tambah Hendra.

Sebagaimana diketahui, PT Medco E&P Malaka saat ini sedang melakukan aktivitas pembersihan sumur gas di CV8. Warga menduga bau menyengat yang muncul berasal dari aktivitas tersebut. Namun sebelumnya, pihak perusahaan pernah menyanggah dan menyatakan kegiatan mereka tidak menimbulkan bau berbahaya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di kantor camat. Mereka menunggu kepastian dari pihak berwenang terkait solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk persoalan bau yang meresahkan tersebut.[acl]

Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...