Berita

Mahasiswa USK Laksanakan PKM Berdampak Pemulihan Bencana di Pidie Jaya

Share
Mahasiswa USK Laukan PKM Berdampak Pemulihan Bencana di Pidie Jaya./ Foto:Ist
Share

Universitas Syiah Kuala (USK) mengirim 50 mahasiswanya dari beberapa Fakultas untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berdampak pemulihan bencana di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK, Drs. Abu Bakar, M.Si, Dalam arahan saat pelepasan mahasiswa, ia menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga nama baik orang tua dan almamater, membangun suasana yang hangat di tengah masyarakat terdampak bencana, serta menjunjung tinggi nilai empati, silaturahmi, dan adat istiadat setempat.

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Fachrizal Ambia, dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) FKIP USK, serta melibatkan tim dosen lintas fakultas, yaitu dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian .

Kegiatan yang berlangsung selama 20 hari ini melibatkan 50 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Syiah Kuala yang tergabung dalam UKM Taekwondo USK. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Program pengabdian tersebut mengusung tema “Penerapan Kompor Tekanan Tinggi Berbahan Bakar Minyak Jelantah dan Larutan Pembersih Kerak Hemat Air sebagai Solusi Energi dan Efisiensi Produksi Usaha Masyarakat Terdampak Bencana.” Tema ini diarahkan untuk menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung efisiensi energi dan pemulihan aktivitas usaha pascabencana.

Fachrizal Ambia mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata USK terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghadirkan program pengabdian, tetapi juga membawa empati, semangat kebersamaan, serta harapan baru bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membantu proses pemulihan dan mempererat silaturahmi agar masyarakat dapat bangkit bersama pascabencana,” ujarnya.

Melalui keterlibatan mahasiswa lintas fakultas dan dukungan keilmuan dari berbagai disiplin, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Geunteng, Pidie Jaya.

Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...