Home Berita Dievakuasi dari Zona Perang, 40 Warga Aceh di Sudan Sudah Kembali ke Kampung Halaman
BeritaHeadline

Dievakuasi dari Zona Perang, 40 Warga Aceh di Sudan Sudah Kembali ke Kampung Halaman

Share
Mahasiswa Aceh disambut oleh keluarga setelah tiba dari Sudan di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh 02 Mei 2023. Mereka terpaksa di evakuasi oleh pemerintah akibat konflik yang berkecamuk di Sudah. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Share

Pemerintah Aceh kembali memulangkan warga Aceh yang dievakuasi dari Sudan untuk tahap kedua. Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal, mengatakan sebanyak 18 dipulangkan dengan penerbangan komersil ke Banda Aceh.

“untuk tahap kedua ini ada 18 orang dipulangkan, 17 ke Banda Aceh dan  1 orang ke Medan, dan melanjutkan perjalanan ke Subulussalam, mereka menggunakan pesawat Batik Air, dan tiba di Aceh Selasa Siang,” jelas Yusrizal, Selasa (02/05/2023).

Saat ini, sebut Yusrizal, masih ada 7 mahasiswa asal Aceh ini yang masih berada di Jakarta, karena masih ada keperluan lain.

Sebelumnya sebanyak 26 dari 56 warga asal Aceh yang dievakuasi dari Sudan tiba di Jakarta, Jumat, 28 April 2023 pagi. Mereka di evakuasi lantaran menghindari perang saudara yang saat ini terjadi di negeri tersebut.

Adapun Ke-26 orang itu  rata-rata berstatus mahasiswa yang terbang dari Jeddah dalam kloter pertama. Dari data kloter I terdapat 9 orang laki-laki dewasa, 10 perempuan dewasa, 1 orang anak-anak, dan 6 balita.

“ Namun yang pulang ke Aceh 22 orang, selebihnya masih bertahan di Jakarta, karena ada keperluan lain, semua mereka ini dipulangkan dengan perjalanan udara menuju Medan, dan dari Medan jalan darat menuju kampung halaman masing-masing,” ujar Yusrizal.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Akkar Arafat S.STP,M.Si mengatakan selama di Jakarta mereka akan diinapkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, sebelum dipulangkan ke Aceh.

“Kita BPPA, mendapat perintah langsung dari Bapak Achmad Marzuki Penjabat Gubernur Aceh, untuk terus memantau proses pemulangan warga Aceh dari Sudan, dan saat ini kita sedang mengumpulkan data-data mereka terlebih dulu, berupa kartu identitas, selanjutnya pemesanan tiket pesawat untuk Jakarta-Aceh dilakukan oleh pihak Dinas Sosial Aceh,” kata kepala BPPA Akkar Arafat.

Pemerintah Aceh, sebut Akkar Arafat,  juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pemulangan warga Aceh khususnya dari Sudan, baik Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Arab Saudi, KBRI di sana, TNI, dan lainnya yang ikut membantu.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Aceh yang belajar di Sudan, Ribhan Akbar,  mengaku sangat bersyukur akan kepulangannya.

Dia mengaku kepulangan tersebut turut serta dibantu oleh  Pemerintah Arab Saudi. “Saat tiba di pelabuhan di Jeddah setelah menumpangi kapal kargo, kita disambut juga oleh KBRI di sana,” katanya.

“Kekhawatiran yang dirasakan selama pecah perang kini sudah hilang, kita semua lega tiba disini,”ujarnya. (Yan)

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Transisi Energi Tak Cukup Bersih, Masyarakat Harus Menjadi Penerima Manfaat Sejak Awal

Transisi energi sering dipromosikan sebagai jalan keluar dari krisis iklim. Pembangkit listrik...

BeritaHeadlineHutan Aceh

Tujuh Kali Diubah, UU Kehutanan Dinilai Belum Mengakui Hak Masyarakat atas Hutan

Lebih dari dua dekade setelah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan...

Foto Ilustrasi
BeritaHeadline

Sekolah Rakyat dan Babak Baru Perebutan Tanah Warga Rempang

Pagi itu, ketenangan warga Kampung Pantai Melayu, Pulau Rempang, kembali terusik. Sekitar...

MPLS Ramah TKS IT BAZLA Diikuti 110 Siswa Baru di Aceh Utara
Berita

110 Siswa Baru TKS IT BAZLA Ikuti MPLS Ramah, Diawali Prosesi Peusijuek di Aceh Utara

LHOKSUKON – Sebanyak 110 siswa baru TKS IT BAZLA di Gampong Rayeuk...