Menkes Instruksikan Gubernur Tuntaskan Imunisasi Polio di Aceh

Merespon Kasus Luar Biasa Polio di Kabupaten PIdie, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mencanangkan Sub Pekan Imunisasi Nasional (SUB-PIN) polio di Aceh. 

Dihadapan Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Dinas Kesehatan dan Dinas terkait lainnya, Budi Gunadi Sadikin, menginstruksikan agar pemberian imunisasi bisa dituntaskan dalam waktu satu bulan.

“Saya minta kepada Penjabat gubernur untuk bisa menuntaskan pemberian imunisasi dalam waktu satu bulan dan bisa mencapai target sasaran, serta juga terus meningkatkan sosialisasi imunisasi polio kepada masyarakat, karena dampak penyakit polio sangat berbahaya bagi anak-anak,” tegas Menkes Budi Gunadi Sadikin, Senin (05/12/2022)

Selain memberi target, Budi juga memberi apresiasi bagi tenaga kesehatan dan pemerintah di Aceh untuk pelaksanaan imunisasi polio di Kabupaten Pidie. “ Saat ini realisasi imunisasi di Pidie sudah mencapai angka 79,5%, saya akan beri waktu seminggu lagi agar target 95% bisa tercapai,” ujar Budi Gunadi.

Munculnya kembali virus polio, tidak hanya terjadi di Aceh, sebut Budi Gunadi Sadikin, melainkan juga muncul kembali di Amerika Serikat, Inggris dan Israel.

“Kenapa di Aceh bisa muncul, ini disebabkan minimnya pelaksanaan imunisasi terhadap anak, akibat pandemi covid-19, untuk itu mulai saat ini saya berharap aktifitas imunisasi bisa meningkat di Aceh, tidak hanya imunisasi polio, tapi juga Imunisasi Dasar lengkap (IDL) lainnya,” ujar menkes.

Ditempat yang sama, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengajak bupati dan wali kota di Aceh untuk serius melaksanakan dan menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang telah dicanangkan di daerah setempat.

“Saya instruksikan kepada seluruh bupati/wali kota, beserta jajaran di bawahnya untuk serius melaksanakan Sub PIN Polio ini, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat,” kata Achmad Marzuki di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Anak-anak yang siap diimunisasi Polio. Dengan girang mereka menerima tetesan Imunisasi Polio. Poto : Dara/Digdata.id

Ia menjelaskan Sub PIN Putaran 1 sudah dimulai sejak 28 November 2022 di Kabupaten Pidie dan mulai Senin 5 Desember, dicanangkan secara serentak untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh.

“Sekali lagi saya ulangi kepada seluruh bupati/wali kota dan forkopimda masing-masing, bisa serius melaksanakan SUB-PIN polio sehingga target 95 persen anak usia 0-12 tahun terimunisasi polio dapat tercapai,” katanya.

Untuk tahap pertama periode 5-12 Desember, pelaksanaan SUB-PIN Polio akan dilaksanakan di Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Kabipaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireun dan Kabupaten Aceh Utara.

Pemerintah Aceh menargetkan 1,2 juta anak di Aceh mendapat imunisasi polio dan minimal 1,15 juta anak atau 95% bisa  diimunisasi hingga akhir Desember 2022 

Usai memberikan arahan kepada Dinas terkait, Menteri Kesehatan juga meneteskan imunisasi polio kepada Murid SDN12 Banda Aceh sebagai tanda dimulainya pencanangan SUB-PIN Polio di Aceh. (Yan)

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.