Meski Harga Jual Rp 180 ribu/kg, Warga Tetap Buru Daging Segar

Berburu daging sapi segar sudah mejadi kebiasaan warga di Aceh setiap menjelang hari raya. Tradisi ini disebut tradisi Meugang.

Di Kota Lhokseumawe, warga memadati pasar inpres untuk membeli daging.  Seorang pedagang daging , Muhammad Ali, mengatakan  harga daging pada meugang pertama atau dua hari sebelum hari raya, dijual  Rp 170 hingga Rp 180 perkilonya, lebih tinggi dari harga pada hari-hari sebelumnya yakni Rp150 ribu perkilogram.

“ Meskipun harga daging melambung saat meugang,  masyarakat tetap membelinya, untuk merayakan hariraya idul fitri,” ujar Muhammad Ali, Sabtu (30/04/2022)

Di Banda Aceh, harga daging sapi yang dijual di tingkat pedagang musiman menjelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah di Kota Banda Aceh juga menembus angka Rp180 ribu per kilogram.

Disepanjang ruas jalan T Iskandar kawasan Beurawe, Kota Banda Aceh, sudah dipadati oleh pedagang musiman daging sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut hari raya Idul Fitri.

Namun, sebagian pedagang ada yang menjual daging sapi segar itu seharga Rp170 ribu per kilogram, sesuai penawaran dari pembeli.

Hamdani, pedagang di kawasan Beurawe, mengatakan naiknya harga jual daging dari sebelumnya berkisar Rp140 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram itu dikarenakan harga tebus ternak juga mulai naik dalam beberapa hari terakhir. “Harga sapi nya juga naik, makanya harga jual daging jadi naik juga,” ujar Hamdani.  (Yan)

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.