Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi Hingga Peringatan Maulid Nabi

Dalam rangka mengendalikan inflasi daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banda Aceh dan TPID Provinsi Aceh menyepakati berbagai langkah penanganan yang terintegrasi dan terpadu, baik untuk jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang.

Di Banda Aceh, Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq telah menginstruksikan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan agar segera menggelar pasar murah. Kegiatan itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama saat perayaan maulid nabi, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. 

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh M Nurdin, menyatakan siap untuk menggelar pasar murah. “Insyaallah pasar murah akan kita gelar dan saat ini kami sedang melakukan proses persiapan,“ katanya.

Terkait dengan harga dan stok bahan pokok di Banda Aceh, pj wali kota bersama TPID pun telah melakukan sidak ke Pasar Al Mahirah dan Pasar Peuniti pada 1 Oktober 2022 lalu. “Untuk harga bahan pokok relatif stabil, bahkan beberapa harga komoditi seperti bawang dan cabai sudah mulai turun,” ujar Nurdin. 

Pemerintah Kota Banda Aceh segera melaksanakan pasar murah dengan menyediakan sebanyak 7.200 paket sembako bersubsidi untuk masyarakat sebagai salah satu upaya mengendalikan inflasi. 

“Kita menyiapkan sebanyak 7.200 paket bahan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dari harga pasar,” kata Kepada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, M Nurdin, di Banda Aceh, Jumat, (07/10/2022).

M Nurdin, menyebutkan pasar murah tersebut dilaksanakan sejak 11 hingga 14 Oktober 2022 di empat lokasi antara lain di Taman Bustanussalatin dan halaman Masjid Lamgugob Syiah Kuala pada 11 dan 12 Oktober 2022.

“Sedangkan pada 13 hingga 14 Oktober 2022 akan digelar di halaman kantor Metrologi Gampong Mulia dan halaman kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan,” ujarnya.

M Nurdin menyebutkan, adapun jumlah subsidi dari pemerintah nantinya sebesar Rp50 ribu per paket. Setiap paket berisi tiga jenis barang yaitu beras, telur dan minyak goreng. 

“Nantinya, masyarakat Banda Aceh yang ingin ke pasar murah ini cukup membawa KTP asli, lalu kemudian akan dibagikan kupon antrian,” katanya.

Nurdin menyampaikan, tujuan utama dari pelaksanaan pasar murah tersebut untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memperingati bulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. 

“Pasar murah ini sekaligus untuk menjaga kebutuhan harga bahan pokok. Kemudian salah satu strategi pemerintah kota dalam mengendalikan inflasi daerah,” sebut M Nurdin. (Yan)

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.