BeritaHeadline

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh di Masjidraya Baiturrahman Berujung Ricuh

Share
Bendera Bulan Bintang dan Bendera PBB dikibarkan massa aksi peringatan 21 tahun damai Aceh diatas gapura Tengah Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh/Foto; Fitri/Digdata.id
Share

Masa zikir dan doa tolak bala memperingati 21 tahun damai Aceh yang dipusatkan di Mesjidraya Banda Aceh, mengibarkan bendera bulan bintang dan bendera putih, mereka datang dari berbagai daerah di Aceh.

Aksi yang dimulai seja pukul 07.00 WIB ini, awalnya hanya mengibarkan bendera putih saja, dan melantunkan salawat nabi Muhammad, namun sekitar pukul 09.00 WIB beberapa masa mengeluarkan bendera Bulan Bintang yang mereka bawa dari daerah dan membentangkannya dengan tangan dan mmengikatnya di bamboo-bambu.

Beberapa personil TNI sempat menghentikan massa agar tidak mengibarkan bendera bulan bintang. Namun mendapatkan perlawanan dari masa hingga mengejar sampai ke pintu sebelah barat Mesjidraya Baiturrahman.

Panitia acara juga sempat meminta massa untuk tidak mengibarkan bendera bulan bintang terlbebih dulu sebelum acara selesai. namun lagi-lagi warga tidak menggubris seruan tersebut.

Beberapa orang dari massa aksi naik ke gapura tengah halaman mesjidraya untuk mengibarkan bendera sambil berteria merdeka.

 

Massa peringatan 21 tahun damai Aceh memadati Masjidraya Baiturrahman Banda Aceh/ Foto; Fitri/Digdata.id

 

Seorang warga dari Pasee M.Husein mengatakan, mereka sengaja datang ke Banda Aceh untuk ikut zikir dan doa bersama peringatan perdamaian Aceh berdasarkan seruan ulama. Dia juga mengau membawa bendera aceh karena keinginan masyarakat. Karena menurutnya sudah 21 tahun perdamaian Aceh belum pernah dikibarkannya bendera Aceh secara terang terangan.

“ Ka 21 thon Damai kamooe rayat saputan yangna chit sengsara. (sudah 21 tahun damai kami rakyat tidak dapat apa-apa yang ada cuma sengsara” ucap M.Husein.

Aksi perlawanan dan pengejaran di halaman mesjidraya juga semppat dilakukan sekelompok masa saat Wakil Polda Aceh masuk ke pelataran mesjidraya untuk menemui massa dan meminta untuk menurunkan pengibaran bendera bulan bintang.

hingga pada pukul 11.30 WIB keributanpun pecah, tim keamanan dari Brimob Polda Aceh melaukan pembubaran paksa dengan memberi tembakan peringatan ke atas sehingga membuat sebagian masa yang berada didalam halaman masjid tiarap.

sebagian masa lainnya berhamburan keluar pagar masjid mengambil batu melempari pasukan anti huruhara dari Polda Aceh yang berada di depan kantor diskominsa dan Kodim Banda Aceh. kondisi saat itu semakin memanas tembaan gas air mata diarahkan ke massa yang berada di luar pekarangan masjid dan di area menara masjid raya Baiturrahman. Aksi pembubaran massa terus dilaukan personil keamanan dari Brimob Polda Aceh dan Pasukan dari Kodam IM untuk membubarkan masa yang mulai brutal.

Dalam pembubaran tersebut personil TNI mengamankan sekitar 7 orang massa aksi yang berasal dari Pasee Aceh Utara dan Julok Aceh Timur. Kemudian mereka di bebaskan kembali setelah adanya kesepakatan negosiasi Kapolda Aceh dengan perwakilan massa.

 

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Sejumlah Massa Aksi di Tangkap Personil TNI, Dua Orang Terluka

Sejumlah Massa aksi peringatan 21 Tahun Damai Aceh di Mesjidraya  Baiturrahman Banda...

BeritaNews

BNPB Sebut 38 Warga Tewas Akibat Gempa M 7,7 Flores

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur...

BeritaHeadline

Bendera Putih Dikibarkan, Simbol Negara Gagal Pulihkan Bencana Sumatera

Sejumlah masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menggelar...

BeritaHeadline

PSEL Makassar Dikebut, WALHI: Bukan Solusi Sampah

Pemerintah ingin sampah cepat hilang dengan cara dibakar. Di Makassar, proyek Pengolahan...