BeritaFotoHeadline

Cerita Lara Pedagang Aksesoris Ramadan

Share
Pedagang aksesoris muslim sedang menanta dagangan mereka. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Share

Pedagang kaki lima khusus penjual aksesoris Muslim memajang dan menjual topi dan aksesoris sholat selama bulan suci Ramadhan di Banda Aceh, Indonesia, 19 April 2022. Para pedagang menggelar lapak dagangan mereka tepat di belakang Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Angka penjualan aksesoris Muslim belum membuat para pedangan tenang. Pasalnya angka penjualan mereka terus turun dari tahun ke tahun semenjak COVID-19 melanda dunia.

“Biasanya, memasuki minggu kedua dan ketiga selama Ramadan, angka penjualan sudah melonjak. Namun hingga hari ini belum terlihat peningkatan pelanggan yang belanja”. kata salah seorang pedagang

Menurut para pedagang, kondisi ekonomi yang belum stabil turut mempengaruhi minat masyarakat untuk berbelanja aksesoris muslim di lapak mereka. Selain itu, mobilitas masyarakat yang terbatas juga berkontribusi menurunkan jumlah masyarakat yang datang ke lapak mereka berbelanja. Banyak pelanggan yang datang dari luar daerah, baik dari kabupaten maupun dari provinsi lain yang kebetulan merayakan Ramadan di Aceh.

“Meski, kondisi ekonomi belum stabil, pelanggan belum banyak yang membeli dagangan, tapi hidup harus terus berjalan. Paling tidak masih tetap berusaha”. tambah para pedagang

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Menanti pelanggan menyembangi lapak mereka. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Pedagang aksesoris muslim sedang menanta dagangan mereka. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Penjual aksesoris Muslim di belakang Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Angka penjualan aksesoris Muslim belum meningkat dibanding sebelum COVID-19. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Kopiah khas Aceh. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Angka penjualan aksesoris Muslim belum meningkat dibanding sebelum COVID-19. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Tawar menawar antara pedagang dengan pelanggan. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Angka penjualan aksesoris Muslim belum meningkat dibanding sebelum COVID-19. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...