Berita

Arab Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 2,5 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

Pemerintah Arab Saudi mencatat penyelenggaraan layanan kesehatan selama musim Haji 1447 Hijriah berjalan lancar dengan dukungan teknologi AI, robotika medis, dan pemantauan kesehatan real time.

Share
Jemaah Haji Aceh bertola dari Mekah ke Madinah pada 8 Juni 2026 Foto : Dok.PPIH Aceh
Share

DIGDATA.ID – Arab Saudi melaporkan keberhasilan penyelenggaraan layanan kesehatan selama musim Haji 1447 Hijriah. Kementerian Kesehatan setempat menyatakan tidak ditemukan wabah penyakit maupun ancaman kesehatan masyarakat di kalangan jutaan jemaah yang mengikuti ibadah haji tahun ini.

Hingga 12 Zulhijah, otoritas kesehatan Arab Saudi telah memberikan lebih dari 2,5 juta layanan kesehatan kepada jemaah dari berbagai negara. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan peserta haji selama rangkaian ibadah berlangsung.

Data Kementerian Kesehatan Arab Saudi menunjukkan sebanyak 114.889 jemaah menerima pelayanan di pusat kesehatan dan fasilitas perawatan darurat. Dari jumlah tersebut, unit gawat darurat menangani 58.462 kasus, sementara klinik rawat jalan melayani 29.846 pasien.

Selain pelayanan dasar, sektor kesehatan juga menangani kasus yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Sebanyak 8.342 pasien menjalani perawatan di rumah sakit selama musim haji berlangsung.

Tim medis tercatat melakukan 410 tindakan operasi. Rinciannya meliputi 323 prosedur kateterisasi jantung dan 33 operasi jantung terbuka yang dilakukan untuk menangani kondisi medis tertentu pada jemaah.

Baca Juga: Jemah Haji Aceh Mulai Tinggalkan Madinah Pada Delapan Juni 2026

Upaya pencegahan turut menjadi fokus dalam penyelenggaraan layanan kesehatan Haji 1447 H. Kementerian Kesehatan Arab Saudi mencatat lebih dari 292.585 layanan pencegahan dan edukasi kesehatan telah diberikan kepada jemaah guna mengurangi risiko gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah.

Sementara itu, pusat layanan terpadu 937 menerima lebih dari satu juta panggilan dari jemaah. Layanan tersebut menyediakan bantuan medis dan konsultasi kesehatan selama 24 jam penuh dalam tujuh bahasa untuk memudahkan komunikasi dengan jemaah internasional.

Penyelenggaraan Haji 1447 Hijriah juga ditandai dengan pemanfaatan teknologi kesehatan modern yang semakin luas. Arab Saudi menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mempercepat distribusi obat-obatan serta peralatan medis penting ke berbagai lokasi layanan kesehatan.

Selain AI, tenaga kesehatan juga memanfaatkan robotika medis dalam membantu sejumlah prosedur kompleks. Di sisi lain, penggunaan jam tangan pintar memungkinkan pemantauan kondisi kesehatan dan tanda-tanda vital jemaah berisiko tinggi secara real time dari jarak jauh.

Pemanfaatan berbagai teknologi tersebut menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi jutaan jemaah haji. Langkah ini juga ditujukan untuk menghadirkan sistem pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan responsif selama musim ibadah berlangsung.

Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...