BeritaHeadlineNews

Empat Warga di Aceh Tengah Tewas Tertimbun Longsor

Share
Share

Longsor dan banjir bandang melanda Kabupaten Aceh Tengah.  Bencana hidrometeorologi basah ini mengakibatkan satu keluarga yang terdiri 4 jiwa meninggal dunia. Lokasi adanya korban jiwa ini berada di Kampung Ramung Ara, Kecamatan  Celala.

Korban terdiri dari Caisar Sofian (28), istrinya Putri Amanda (26), serta dua anak mereka, Sofia Putri (10) dan Ghibran Naufa (5). Keempatnya tewas usai longsor menimbun rumah mereka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Nara Setia, lewat keterangan tertulis, Rabu (09/10/2024) menyebutkan korban meninggal, bapak-ibu, ditemukan pada Rabu pagi pukul 7.30 WIB dan satu jam kemudian, petugas gabungan menemukan dua orang anak.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Aceh Tengah juga menyebutkan sejumlah warga Kampung Arul Gading mengungsi sementara waktu akibat material tanah yang longsor menyasar pada tempat tinggal. Mereka mengungsi sementara waktu ke Meunasah Kampung Arul Gading.

Nara Setia, mengatakan TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan di lapangan.

Tak hanya personel TRC yang melakukan evakuasi warga, alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan akses Kampung Ramung Ara, serta ekskavator untuk pencarian korban yang tertimbun longsoran.  (Yan)

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...