Home Berita Hari Ini Rupiah Terpuruk ke Rekor Terendah Sepanjang Sejarah, Dolar AS Tembus Rp 18.200
Berita

Hari Ini Rupiah Terpuruk ke Rekor Terendah Sepanjang Sejarah, Dolar AS Tembus Rp 18.200

Nilai tukar rupiah mencapai titik terlemah di level Rp 18.201 per dolar AS akibat tekanan data ekonomi Amerika Serikat, konflik Timur Tengah, dan kekhawatiran fiskal domestik.

Share
Rupiah Terpuruk ke Rekor Terendah Sepanjang Sejarah, Dolar AS Tembus Rp 18.200
Gambar Ilustrasi (AI)
Share

JAKARTANilai tukar rupiah mencatatkan sejarah kelam dengan menyentuh level terendah sepanjang masa (all-time high/ATH) terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (8/6/2026). Mata uang Garuda sempat menembus angka psikologis baru di level Rp 18.200 per dolar AS.

Melansir DetikFinance pada Senin (8/6/2026), data Bloomberg menunjukkan dolar AS berada di level Rp 18.201 atau menguat 0,91%. Secara intraday, mata uang Paman Sam tersebut terus merangkak naik dari posisi awal perdagangan di level Rp 18.106,5.

Kronologi Pelemahan Rupiah

Tren negatif ini sudah terlihat sejak pembukaan pasar. Berdasarkan laporan Antara yang dikutip Liputan6.com, rupiah dibuka melemah 71 poin atau 0,39 persen ke posisi Rp 18.107 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 18.036.

Memasuki tengah hari, tekanan terhadap rupiah semakin meningkat tajam. Melansir CNN Indonesia pada pukul 13.25 WIB, rupiah terpantau berada di level Rp 18.196 per dolar AS. Tak lama berselang, sekitar pukul 13.48 WIB, data Kompas.com mencatat rupiah terdepresiasi hingga 165 poin ke level Rp 18.201 per dolar AS.

Penyebab Eksternal: Data AS dan Geopolitik

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa penguatan dolar AS didorong oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat (Non-Farm Payrolls) yang lebih kuat dari ekspektasi pasar. Sektor pemerintah tercatat menambah 55 ribu pekerjaan, sementara sektor rekreasi dan perhotelan menambah 70 ribu pekerjaan menjelang Piala Dunia.

Selain faktor ekonomi, eskalasi konflik di Timur Tengah turut memperparah keadaan. Iran dilaporkan meluncurkan rudal ke Israel utara pada Minggu malam sebagai balasan atas serangan udara di Beirut, Lebanon.

Baca juga: Meraup Rupiah Dari Keranjang Parcel Lebaran

“Harga minyak yang kembali naik oleh eskalasi baru di Timteng juga ikut menekan rupiah,” ujar Lukman Leong sebagaimana dikutip dari Liputan6.com. Kondisi ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global yang menekan mata uang negara pengimpor minyak seperti Indonesia.

Sentimen Domestik dan Kekhawatiran Anggaran

Dari dalam negeri, ekonomi Indonesia juga dibayangi kekhawatiran investor terkait kebijakan fiskal. Melansir Kompas.com, pasar mencermati beban anggaran untuk program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjandra, menilai pelemahan ini bukan kondisi normal. “Kondisi pelemahan rupiah ini tidak diterima oleh banyak orang, jadi saya rasa pemerintah tidak menganggap ini normal,” ungkap Ariston.

Dampak Bagi Masyarakat

Depresiasi rupiah yang berkelanjutan ini diprediksi akan berdampak langsung pada sektor riil. Ariston mengingatkan bahwa kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar dapat memicu kenaikan harga barang konsumsi dan biaya produksi yang berujung pada inflasi.

Lebih lanjut, tekanan ini berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, meningkatkan beban utang luar negeri perusahaan, hingga risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) jika tekanan ekonomi berlangsung dalam jangka panjang. Hingga berita ini diturunkan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan fluktuatif dalam rentang Rp 18.000 hingga Rp 18.200 per dolar AS.

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Lima Sekolah Rakyat Permanen Sedang dibangun di Aceh

Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen sudah mulai berjalan dan ditargetkan bisa selesai...

BeritaHeadline

Kemensos Saifullah Yusuf Soroti Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menggelar open house Sekolah Rakyat...

Gempa M 7,7 Laut Sulawesi: Peringatan Dini Tsunami 5 Provinsi
Berita

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami di 5 Provinsi

SULAWESI – Wilayah Laut Sulawesi diguncang gempa bumi tektonik dahsyat berkekuatan Magnitudo...

BeritaNews

Pendaki Gunung yang Hilang Ditemukan Tim SAR Dengan Kondisi Selamat

Faiz Hidayat (23), warga Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara,...