Berita

Nelayan Aceh Timur yang Hilang Sudah Ditemukan

Share
Dua nelayan yang hilang diperairan Julok Aceh Timur, akhirnya ditemukan selamat. Poto: Rizkita/Digdata.id
Share

Dua nelayan asal Aceh Timur, yang sebelumnya  dikabarkan hilang di perairan Julok, akhirnya ditemukan selamat. Keduanya adalah Murtala, (27) dan Yusri, (32) dan kini keduanya sudah kembali ke rumah masing – masing di Desa Naleung, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Kedua nelayan mengaku terbawa arus ombak hingga ke perairan Ujung Blang, Lhoseumawe dengan jarak  32 mil dari Kuala Ujung Blang.

Kasihumas Polres Aceh Timur, AKP Nasution, mengatakan keduanya diselamatkan oleh nelayan setempat dan akhirnya bisa kembali pulang ke rumah masing-masing. 

“Mereka sudah kembali ke rumahnya. Lalu nelayan tersebut mendatangi petugas  yang sedang melakukan pencarian terhadap mereka dan menyampaikan bahwa mereka sudah pulang dengan selamat,” ujar AKP Nasution, Selasa (07/06/2022). 

Sebelumnya,  Murtala dan Yusri dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Julok, sejak 04 Juni 2022 lalu.

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Aceh Timur, Pos Lanal Idi, BPBD Kabupaten Aceh Timur dan Basarnas Kota Langsa,  berusaha mencari dua nelayan tersebut.

Keduanya hilang kontak saat melaut, sementara perbekalan keduanya yang dibawa hanya cukup untuk satu hari makan selama melaut. (Yan)

Kontributor : Rizkita

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Tekanan Terhadap Pers Makin Berat, AJI: Jurnalis Jangan Menyerah

Kebebasan pers di Indonesia kembali menghadapi tekanan. Bukan hanya dari ancaman kekerasan...

BeritaData BicaraHeadlineHutan Aceh

Maklumat PETI 17 Agustus Jangan Jadi “Macan Kertas”

Maklumat bersama Forkopimda Aceh tentang penghentian Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kini...

BeritaHeadline

RUKKI: Libatkan Anak Promosikan Vape Bisa Berujung Pidana

Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI) mendesak pemerintah segera memeriksa streamer Bigmo alias...

BeritaHeadlineHutan Aceh

WALHI Tolak Pembangunan 500 Batalion di Kawasan Hutan

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai rencana pemerintah membangun 500 Batalion Infanteri...