Home Berita Orang Muda di Aceh, Peringati Haul ke 15 Hasan Tiro
BeritaNews

Orang Muda di Aceh, Peringati Haul ke 15 Hasan Tiro

Share
Sejumlah pemuda berdiskusi dan kenduri memperingati Haul ke-15 Hasan Tiro di Aceh. Poto : For Digdata.id
Sejumlah pemuda berdiskusi dan kenduri memperingati Haul ke-15 Hasan Tiro di Aceh. Poto : For Digdata.id
Share

Nama Hasan Tiro, pastinya tak pernah lekang diingatan masyarakat di Aceh. Hasan Tiro adalah tokoh perjuangan di Aceh, yang kemudian mendirikan organisai Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Hasan Tiro meninggal dunia 15 tahun yang lalu, tepatnya 3 Juni 2010 lalu, tapi bagi sejumlah masyarakat Aceh, Hasan Tiro hingga kini masih hidup dalam semangat rakyat aceh termasuk generasi muda Aceh.

Hasan Tiro dikenal sebagai simbol perjuangan yang tidak hanya dikenal melalui senjata, tetapi juga melalui ilmu, ideologi, dan komitmennya terhadap pendidikan dan martabat masyarakat Aceh.

Tgk. Hasan Tiro dikenal sebagai tokoh revolusioner sekaligus intelektual. Ia mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Columbia, Amerika Serikat, dan dalam banyak pidatonya menekankan bahwa pendidikan adalah dasar dari perjuangan.

Memperingati Haul ke-15 Wali Negara Aceh, Tgk. Hasan Muhammad di Tiro,  Yayasan Aceh Bergerak melaksanakan doa serta khanduri thon, yaitu memasak dan menikmati daging bersama masyarakat sebagai simbol kebersamaan, penghormatan, dan refleksi atas nilai-nilai perjuangan sang tokoh. Kegiatan ini dihadiri puluhan pemuda dan tokoh masyarakat. (Selasa, 3/6/25)

Haul ini menjadi momen penting untuk mengenang kembali tokoh penting Aceh yang pernah berjuang menuntut keadilan

Ketua Yayasan Aceh Bergerak, Eva Hazmaini menyampaikan bahwa peringatan ini digelar dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan, agar masyarakat terutama generasi muda tidak melupakan akar perjuangan yang telah ditanam oleh Hasan Tiro, yang juga diangkat menjadi Wali Nanggroe di Aceh.

“Tradisi khanduri dan doa ini bukan hanya soal makanan. Ini cara kami menyatukan rasa, menyampaikan syukur, dan merenungkan kembali perjuangan Tgk. Hasan Tiro yang selalu menekankan pentingnya pendidikan dan semangat perubahan,” ujar Eva Hazmaini.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir,  Murthala Muddin mengatakan, momentum kebersamaan mengenang Haul Wali Nanggroe Aceh ini kembali memupuk semangat muda Aceh untuk terus bergerak dan menjadikan perjalanan dua dekade damai Aceh sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan para syuhada Aceh.

“Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan, sebab tonggak sejarah Aceh kini harus dipegang oleh generasi muda, apalagi tak banyak yang tahu hari ini adalah peringatan Haul Tengku Hasan yang ke-15. Kami mengirimkan doa untuk almarhum,” ujar Murthala.

Kegiatan Haul ini diisi dengan do’a bersama sambil makan bersama dalam tradisi Meugang.

Aceh Bergerak berharap agar peringatan ini menjadi pemantik kesadaran generasi muda Aceh agar terus bergerak  melalui pendidikan, karya, dan kontribusi untuk memajukan Aceh. (Yan)

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Transisi Energi Tak Cukup Bersih, Masyarakat Harus Menjadi Penerima Manfaat Sejak Awal

Transisi energi sering dipromosikan sebagai jalan keluar dari krisis iklim. Pembangkit listrik...

BeritaHeadlineHutan Aceh

Tujuh Kali Diubah, UU Kehutanan Dinilai Belum Mengakui Hak Masyarakat atas Hutan

Lebih dari dua dekade setelah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan...

Foto Ilustrasi
BeritaHeadline

Sekolah Rakyat dan Babak Baru Perebutan Tanah Warga Rempang

Pagi itu, ketenangan warga Kampung Pantai Melayu, Pulau Rempang, kembali terusik. Sekitar...

MPLS Ramah TKS IT BAZLA Diikuti 110 Siswa Baru di Aceh Utara
Berita

110 Siswa Baru TKS IT BAZLA Ikuti MPLS Ramah, Diawali Prosesi Peusijuek di Aceh Utara

LHOKSUKON – Sebanyak 110 siswa baru TKS IT BAZLA di Gampong Rayeuk...