BeritaHeadline

Seekor Harimau Sumatera Masuk Perangkap BKSDA Aceh

Share
Share

Seekor harimau sumatera akhirnya masuk perangkap (master trap) milik BKSDA Aceh di Desa Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, tepatnya di kawasan kolam pemandian bukit Aroya, Senin (25/5/2022).

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru SIK melalui Kapolsek Tapaktuan, AKP.Rizal Firmansyah didampingi Camat Tapaktuan Surya Dharma membenarkan hal tersebut.

Menurutnya petugas saat ini sedang berupaya melakukan evakuasi terhadap satwa dilindungi tersebut bersama tim BKSDA dan TNI-Polri.

Sementara itu, Camat Tapaktuan, Surya Dharma mengatakan sejak tanggal 8 Juli 2022 pihak BKSDA telah memasang perangkap untuk melakukan upaya penanggulangan terhadap satwa dilindungi itu pasca beberapa kali menampakkan diri dan menyerang ternak warga.

“Alhamdulillah pagi tadi satu ekor harimau sumatera telah masuk ke dalam perangkap yang di pasang BKSDA, saat ini masih proses evakuasi,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak BKSDA Aceh belum dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Sebelumnya seekor harimau sumatera kerap muncul di pemukiman warga Tapaktuan di kawasan Puncak Gemilang, Lhok Bengkuang dan sekitarnya, tak hanya menampakkan diri, satwa liar ini disebut-sebut juga telah menyerang dan memangsa hewan ternak warga.[acl]

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...