BeritaNews

Seorang Pilot F-16 yang Latihan di Aceh adalah Putra Kelahiran Blang Bintang

Share
Mayor Pnb Eri Nasrul M, Atau disapa dengan *callsign Grayfox*, seorang Eri Nasrul adalah salah satu penerbang tempur F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, yang Lahir dan besar di Desa Krueng Ano, Blang Bintang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, ia juga tengah dalam proses menambah jam terbang sebagai bagian dari persiapan untuk mengoperasikan pesawat tempur Rafale, pesawat canggih buatan Prancis yang akan memperkuat TNI AU. Poto : Lanud SIM
Share

Di balik gemuruh latihan udara Cakra C Kosek I Medan, terselip sosok inspiratif asal Aceh Besar yang menjadi kebanggaan. Dia adalah Mayor Pnb Eri Nasrul M, Atau disapa dengan callsign Grayfox. Eri Nasrul adalah salah satu penerbang tempur F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, yang saat ini tengah bertugas dalam latihan di langit Aceh.

Lahir dan besar di Desa Krueng Ano, Blang Bintang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Mayor Eri adalah putra daerah yang kini mengukir prestasi membanggakan di jajaran TNI Angkatan Udara.
Dalam wawancara singkat, Mayor Eri menyampaikan bahwa selain menjalankan tugas latihan Cakra C, ia juga tengah dalam proses menambah jam terbang sebagai bagian dari persiapan untuk mengoperasikan pesawat tempur Rafale, pesawat canggih buatan Prancis yang akan memperkuat TNI AU.

“Saat ini total jam terbang saya di F-16 sudah mencapai 2.950 jam, tinggal 50 jam lagi menuju target berikutnya,” ujarnya dengan semangat, Senin (30/06/2025).

Mayor Eri juga berbagi kisah dan motivasi perjalanan hidupnya. Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi penerus B.J. Habibie, seorang ilmuwan dan tokoh bangsa yang menciptakan pesawat. Namun takdir menuntunnya menjadi seorang penerbang tempur, tetap berada dalam langit mimpi yang sama — mengabdi melalui udara.

“Dulu saya ingin menjadi pembuat pesawat, seperti Pak Habibie. Tapi ternyata rezeki saya menjadi penerbangnya. Yang penting tetap berjuang di langit Indonesia,” ujar Grayfox.
.
Ia pun memberikan pesan khusus bagi generasi muda Aceh, bahwa tidak ada yang tidak mungkin. ” Teruslah belajar, berjuang, dan bermimpi besar. Kita anak Aceh juga mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah internasional,” katanya.

Kehadiran Mayor Pnb Eri Nasrul di latihan Cakra C bukan hanya menginspirasi dari sisi profesionalitas dan kemampuan militer, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi masyarakat Aceh bahwa anak daerah pun bisa terbang tinggi, sejajar dengan para penjaga langit Nusantara lainnya. (Yan)

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...