Berita

Dua Nelayan Aceh Timur Hilang Saat Mencari Ikan di Laut

Share
Petugas melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang hilang di perairan Julok, Aceh Timur. Poto: Rizkita/Digdata.id
Share

Dua nelayan, masing-masing, Murtala, (27) dan Yusri, (32) asal Desa Naleung, Kecamatan Julok, Aceh Timur, dilaporkan hilang di saat mencari ikan di perairan Julok, sejak 4 Juni 2022.

Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, melalui Kasihumas AKP Nasution, mengungkapkan petugas gabungan terdiri dari Satpolairud Polres Aceh Timur, Pos Lanal Idi, BPBD Kabupaten Aceh Timur dan Basarnas Kota Langsa berusaha mencari dua nelayan namun hingga saat ini belum ditemukan.

“Keduanya dikabarkan hilang setelah hilang kontak saat melaut pada sejak dua hari lalu sampai dengan hari ini. Sementara perbekalan keduanya yang dibawa hanya cukup untuk satu hari makan selama melaut,” kata AKP Nasution, Senin (06/06/2022)

Pihaknya berharap kepada nelayan di daerah yang lain melihat dua kapal boat nelayan yang hilang segera melapor ke petugas. Sejauh ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian menggunakan dua unit Rubber Boat dan dibagi menjadi dua tim.

“Tim satu menyisir mulai dari Kuala Idi dan tim dua melakukan penyisiran dari Kuala Geulumpang Julok. Semoga keduanya segera ditemukam dengan selamat.” Pungkasnya (Yan)

Kontributor : Rizkita

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Tekanan Terhadap Pers Makin Berat, AJI: Jurnalis Jangan Menyerah

Kebebasan pers di Indonesia kembali menghadapi tekanan. Bukan hanya dari ancaman kekerasan...

BeritaData BicaraHeadlineHutan Aceh

Maklumat PETI 17 Agustus Jangan Jadi “Macan Kertas”

Maklumat bersama Forkopimda Aceh tentang penghentian Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kini...

BeritaHeadline

RUKKI: Libatkan Anak Promosikan Vape Bisa Berujung Pidana

Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI) mendesak pemerintah segera memeriksa streamer Bigmo alias...

BeritaHeadlineHutan Aceh

WALHI Tolak Pembangunan 500 Batalion di Kawasan Hutan

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai rencana pemerintah membangun 500 Batalion Infanteri...