BeritaHeadlineNews

Rapper sekaligus Wali Kota Muda Balendra Shah Jadi Harapan Gen Z Nepal

Share
Rapper sekaligus Wali Kota Muda Balendra Shah. Poto : HO/The Week.
Share

Nama Wali Kota Kathmandu Balendra Shah mencuat di tengah gejolak politik Nepal. Pejabat muda berusia 35 tahun itu dianggap sebagai sosok yang mewakili suara anak muda dalam pemerintahan sementara, menggantikan dominasi politisi senior.

Melansir Reuters, Rabu (10/9/2025), Shah, rapper yang populer di Instagram dengan gaya khas blazer gelap dan kacamata hitam, menjadi sorotan setelah protes antikorupsi mematikan memaksa Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli (73) mengundurkan diri.

Aksi protes yang dipimpin kelompok Gen Z Nepal menewaskan sedikitnya 19 orang, didukung lebih dari separuh populasi Nepal yang berusia di bawah 30 tahun.

“Engkau seharusnya menjadi perdana menteri baru kami,” tulis seorang warganet di X, mewakili banyak suara yang mendesak Shah maju ke kancah politik nasional Nepal.

Menurut mantan hakim agung Balaram KC, Shah menjadi salah satu figur muda yang diajak berdialog dengan Presiden Ram Chandra Poudel untuk menyusun langkah transisi politik Nepal. Meski belum memberikan tanggapan resmi, Shah dipandang sebagai simbol generasi baru yang menentang sistem partai tradisional.

Dikenal dengan nama Balen, ia terpilih sebagai wali kota Kathmandu pada 2022 lewat jalur independen. Latar belakangnya sebagai insinyur struktur dipadu dengan gaya kampanye nonkonvensional menjadikannya idola generasi muda. Lagu rapnya “Balidan” yang dirilis 2020 menyoroti korupsi dan ketidakadilan, telah ditonton lebih dari 11 juta kali di YouTube.

Aktif di media sosial dengan lebih dari 800.000 pengikut di Instagram, Shah kerap mendukung para demonstran dan melontarkan kritik keras pada pemerintah. Ia bahkan menyebut Oli sebagai teroris yang tidak memahami rasa kehilangan rakyatnya.

Rancangan kebijakan yang disiapkan kelompok Gen Z menempatkan Shah sebagai wakil pemuda dalam Dewan Otoritas Sementara Netral, bersama teknokrat dan pemimpin sipil. Dewan ini dirancang untuk memulihkan hukum dan ketertiban serta memandu Nepal menuju pemilu dalam 18 bulan mendatang.

Meskipun tidak ikut langsung dalam protes karena dianggap lebih tua dari mayoritas peserta, Shah menegaskan pentingnya mendengar suara generasi muda.

“Sekarang giliran kalian memimpin negeri ini. Bersiaplah!” katanya.

Sejak menjabat wali kota, Shah dikenal dengan program antikorupsi, reformasi perkotaan, hingga penataan infrastruktur pejalan kaki. Ia juga menindak dugaan penggelapan pajak sekolah swasta dan mendorong pengawasan pendidikan publik.

Lahir di Kathmandu pada 1990, Shah menempuh pendidikan teknik sipil di Nepal dan meraih gelar Magister Teknik Struktur di India. Namanya masuk dalam daftar Time 100 Next Leaders 2023, memperkuat citranya sebagai pemimpin muda dengan visi pembaruan. (Yan)

Sumber : Beritasatu.com

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...