BeritaHeadline

Banjir Bandang Agara Telan Korban Jiwa

Share
Banjir Bandang Landa Aceh Tenggara, awal November 2022. Poto: Dok BPBD Agara
Share

Dua warga  terseret arus banjir bandang yang melanda lima desa di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.  Kedua korban ditemukan meninggal dunia rabu pagi, setelah banjir bandang mereda.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) endata korban meninggal dunia adalah Samine (55) dan Siah Indah (15),  warga Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah. “Keduanya  hilang  dan ditemukan sudah  meninggal dunia  di sekitar permukiman usai air bah menghantam rumah mereka,” ujar Kepala BPBA, Ilyas dalam keterangan tertulisnya.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, sejauh tiga kilometer dari rumahnya oleh tim sar  dan kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

Selain menelan korban jiwa, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA)  melaporkan 189 rumah rusak terdiri dari 47 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah rusak sedang, 139 unit rumah rusak ringan, dan 5 jembatan penghubung antar desa putus total. Jumlah warga terdampak 466 KK atau 1.846 Jiwa.

Rumah rusak itu tersebar di lima desa: Rambung Teldak, Rambung Jaya, Seri Muda, Lawe Pinis, dan Makmur Jaya. BPBD telah mengevakuasi warga dan membuka dapur umum di lokasi. (Yan)

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...