BeritaHeadline

Mahasiswa dan Pelajar Meninggal Dunia pada Laka Lantas di Saree, Aceh Besar

Share
Ilustrasi
Share

Kecelakaan terjadi di Jalan Banda Aceh-Medan, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, pada Kamis (03/11/2022) menyebabkan dua mahasiswa dan seorang siswa tewas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Aceh Besar AKP Rina Bintar mengatakan, korban merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dan seorang pelajar asal Aceh Besar.

“Mahasiswa yang meninggal dunia di antaranya Anisa (20) asal Jakarta Utara dan Radif (20) asal Sumbar, sementara satu pelajar yang meninggal bernama Indra (14)  dan yang mengalami luka berat adalah M Rizki (14), keduanya warga Sare Aceh Besar,” sebut Rina dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Kecelakaan yang terjadi pada 07.30 WIB itu bermula saat mobil Toyota Avanza ditumpangi lima mahasiswa melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Banda Aceh menuju Medan. Mobil itu kemudian menabrak sepeda motor Supra x dan Suzuki Satria F yang dikendarai pelajar dari arah berlawanan.

Diduga pengendara mobil hilang kendali sehingga keluar dari badan jalan dan menabrak kendaraan lain di jalur berlawanan. Warga yang berada di lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Kecelakaan tersebut sudah ditangani personel Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Besar. (Yan)

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...