Home Data Bicara Tarif Listrik Rumah Tangga Naik, Industri dan Bisnis Turun dalam Satu Dekade
Data BicaraHeadline

Tarif Listrik Rumah Tangga Naik, Industri dan Bisnis Turun dalam Satu Dekade

Share
Share

Tarif listrik listrik rumah tangga cenderung cukup signifikan dalam satu dekade terakhir. Berbeda dari sektor industri dan bisnis justru turun selama 10 tahun.

Berdasarkan data statistik Perusahaan Listrik Negara (PLN) 2023, tarif listrik rumah tangga naik mencapai 52,49 persen atau sekitar 2 kali lipat dalam satu dekade, sejak 2014 hingga 2023.

Berbeda dengan tarif listrik untuk industri dan bisnis justru turun sejak 2015 hingga 2023. Kendati angka fluktuatif, tetapi secara umum turun.

Pada 2015 tarif listrik untuk industri Rp 1.142,72 per kilowatt-hour (kWh), turun 5,46 persen pada 2023 menjadi Rp 1.080,32 per kWh.

Hal sama juga berlaku untuk tarif listrik bisnis turun harganya dari 2015 Rp 1.284,17 per kWh, turun 1,83 persen pada 2023 menjadi Rp 1.260,65 per kWh.

Sementara tarif listrik rumah tangga terus mengalami peningkatan dalam satu dekade. Kenaikannya pun tidak main-main, pada 2014 lalu tarif hanya Rp 758,16 per kWh, meningkat dua kali lipat pada 2023 menjadi Rp 1.156,15 per kWh.

Dalam 10 tahun terakhir tarif listrik rumah tangga rata-rata mengalami kenaikan 5,18 persen atau sekitar Rp 999,66 per kWh. Ini menunjukkan bahwa tarifnya terus meningkat dalam satu dasawarsa. Berbeda dengan tarif  industri dan bisnis selain tidak ada kenaikan secara signifikan, pada 2023 lalu menurun.

Justru kenaikan tarif listrik rumah tangga ada yang mengejutkan. Pada 2022 tarifnya naik cukup signifikan mencapai 10,19 persen dibandingkan 2021. Padahal pada tahun tersebut Indonesia masih sedang menghadapi wabah Covid-19, perekonomian warga berantakan, namun tarif listrik rumah tangga meningkat.

Bahkan kalau diakumulasikan kenaikan tarif listrik rumah tangga pada 2021 – 2022 mencapai 13,43 persen. Tarif listrik rumah tangga pada 2021 Rp 1.024,01 per kWh, naik 3,24 persen dibandingkan 2020 hanya Rp 991,92 per kWh.[acl]

Share
Related Articles
Junta militer Myanmar mengumumkan gencatan senjata sementara mulai Rabu (2/4/2025) hingga 22 April mendatang. Keputusan ini diambil seiring meningkatnya jumlah korban jiwa akibat gempa bumi besar yang melanda negara itu pekan lalu. Poto :Trigger
BeritaHeadlineNews

Junta Myanmar Gencatan Senjata untuk Bantu Korban Gempa

Junta militer Myanmar mengumumkan gencatan senjata sementara mulai Rabu (2/4/2025) hingga 22...

Banjir rendam lahan persawahan warga di Gayo Lues, 31 Maret 2025. Poto : BPBD Gayo Lues.
BeritaHeadlineNews

Banjir Landa Beberapa Daerah di Aceh Bertepatan dengan Perayaan Idul Fitri

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hingga memicu luapan sungai Aih Badak di...

Gas Petronas meledak, Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/4/2025) pagi dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga
BeritaHeadlineNewsUncategorized

Gas Petronas Meledak, PM Anwar Ibrahim Janjikan Bantuan bagi Korban

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menjanjikan bantuan langsung kepada para korban...

Sebanyak 73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) diterbangkan menuju lokasi terdampak gempa di Myanmar, Selasa (1/4/2025). Pelepasan tim kemanusiaan ini dilakukan oleh Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto
BeritaHeadlineNews

Tim INASAR Bertolak ke Lokasi Gempa Myanmar

Sebanyak 73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) diterbangkan menuju lokasi terdampak...