BeritaHeadlineNews

Banjir Landa Beberapa Daerah di Aceh Bertepatan dengan Perayaan Idul Fitri

Share
Banjir rendam lahan persawahan warga di Gayo Lues, 31 Maret 2025. Poto : BPBD Gayo Lues.
Banjir rendam lahan persawahan warga di Gayo Lues, 31 Maret 2025. Poto : BPBD Gayo Lues.
Share

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hingga memicu luapan sungai Aih Badak di Kabupaten Gayo Lues saat warga merayakan hari raya idul fitri, hingga menggenangi dua desa.

Adapun desa terdampak yakni Desa Rerebe dan Desa Badak di Kecamatan Dabun Gelang. Banjir juga merendam 13 hektar lahan persawahan dan satu hektar lahan kebun jagung milik warga.

Banjir juga melanda Kampung Rerebe dan Kampung Badak Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues pada 31 Maret 2025 sekitar pukul 22.39 WIB. Dalam kejadian ini, belasan hektare sawah terdampak banjir dan kurang lebih 1 hektare kebun jagung terendam.

“Bencana ini terjadi di Kampung Rerebe dan Kampung Badak,” kata Staf Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, dalam keterangan persnya, Selasa, (01/04/2025)

Menurut Haslinda, banjir berdampak pada lahan pertanian warga. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, sekitar lima hektare sawah di Gampong Badak terendam air. Selain itu, kebun jagung seluas satu hektare juga ikut terdampak.

“Di Gampong Rerebe, banjir merendam sekitar delapan hektare sawah milik warga. Bencana ini juga merugikan 20 petani yang telah menyemai padi,” jelasnya.

Meskipun menimbulkan kerugian pada sektor pertanian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. BPBD Gayo Lues telah menerjunkan satu regu Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu warga membersihkan lumpur akibat banjir.

Banjir juga melanda Kabupaten Aceh Selatan sejak pukul 17.00 WIB, Senin (31/3/2025). Staf Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, banjir tersebut terjadi di Kecamatan Sawang, yang meliputi tiga desa, yaitu Panton Luas, Sikulat, dan Meuligo.

“Banjir disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Aceh Selatan,” kata Juwita, Selasa (01/04/2025).

“Air luapan sungai tersebut merendam permukiman penduduk di beberapa gampong di Kecamatan Sawang, ketinggian airnya bervariasi dari 30-60 cm di beberapa tempat,” sebutnya.

Menurut data yang diperoleh, sebanyak 110 jiwa terdampak banjir tersebut, yang terdiri dari 10 KK di Desa Panton Luas, 11 KK di Desa Sikulat, dan 3 KK di Desa Meuligo. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan telah melakukan pemantauan dan assessment di lokasi banjir. Petugas Damkar PB 07 Sawang juga melakukan koordinasi dengan muspika setempat dan melakukan pendataan.

“Saat ini, air telah surut, dan situasi di lokasi banjir mulai membaik,” sebut Juwita. BPBD Kabupaten Aceh Selatan terus memantau situasi dan melakukan upaya penanggulangan bencana. (Yan)

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...