BeritaHeadlineNewsUncategorized

Gas Petronas Meledak, PM Anwar Ibrahim Janjikan Bantuan bagi Korban

Share
Gas Petronas meledak, Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/4/2025) pagi dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga
Gas Petronas meledak, Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/4/2025) pagi dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga
Share

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menjanjikan bantuan langsung kepada para korban kebakaran pipa gas di Malaysia yakni di Putra Heights, Subang Jaya, Selangor. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/4/2025) pagi dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga.

Anwar menyatakan, pemilik rumah yang mengalami kerusakan total akan menerima bantuan sebesar 5.000 ringgit atau sekitar Rp 18 juta. Sementara untuk rumah yang rusak sebagian, pemerintah menyalurkan bantuan 2.500 ringgit atau sekitar Rp 9 juta bagi lebih dari 100 pemilik rumah

Hal itu ia sampaikan saat meninjau langsung lokasi kejadian dan pusat operasi darurat pada Selasa sore.

Pemerintah dan Petronas bahas penanganan lanjutan

Menurut Anwar, pemerintah pusat, Pemerintah Negara Bagian Selangor, serta perusahaan minyak nasional Petroliam Nasional Berhad (Petronas) tengah membahas solusi jangka pendek maupun jangka panjang bagi para pengungsi.

“Pembahasan dengan KPKT (Kementerian Perumahan dan Pemerintah Daerah), pemerintah negara bagian, dan Petronas mengindikasikan bahwa (rumah mereka) tidak akan dipulihkan dalam waktu dekat,” ujarnya, dikutip dari Bernama.

Ia menambahkan, dibutuhkan waktu cukup lama untuk memulihkan kondisi perumahan, tidak seperti banjir yang dampaknya bisa diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu. “Pemerintah dan Petronas sedang membicarakan tentang bagaimana kita dapat mengambil tindakan sementara, tetapi itu masuk akal, karena butuh waktu satu tahun,” tutur Anwar.

Anwar menegaskan bahwa tanggung jawab penuh untuk memperbaiki atau membangun kembali kawasan terdampak berada di tangan pemerintah. “Pemerintah Federal dan Petronas, saya harap tidak ada masalah, hanya butuh sedikit waktu,” kata dia. Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi kebakaran, Anwar terlebih dahulu menerima pengarahan dari Kepolisian Kerajaan Malaysia di pos pengendalian insiden di Jalan Putra Harmoni, Putra Heights.

Pemerintah juga berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran. Namun, Anwar menyebut, hasil investigasi diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Untuk sementara, warga yang terdampak tidak diizinkan kembali ke rumah mereka. Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan tersedianya tempat tinggal sementara.

Anwar turut menyampaikan apresiasi kepada semua petugas keamanan, termasuk kepolisian, pemadam kebakaran, serta pihak Petronas yang bergerak cepat menangani situasi darurat.

“Prioritas kami sekarang adalah keselamatan dan semua tampaknya terkendali untuk saat ini. Itulah sebabnya saya memilih untuk pergi dan melihat lokasi itu sendiri untuk membuktikan bahwa itu aman,” tandas Anwar Ibrahim.

Kebocoran pipa gas di Malaysia mengakibatkan kebakaran besar hingga melukai sedikitnya 100 orang di dekat ibu kota Malaysia pada Selasa (1/4/2025). Diketahui, kebakaran yang terlihat dari jarak beberapa kilometer itu disebabkan oleh kebocoran pipa gas yang membentang sekitar 500 meter, kata petugas pemadam kebakaran di negara bagian Selangor dekat Kuala Lumpur. “Katup ke pipa yang terkena dampak milik perusahaan minyak milik negara Malaysia, Petronas, telah ditutup,” ujar petugas pemadam kebakaran dalam sebuah pernyataan. “Kebakaran dini hari itu mulai terkendali pada sore hari, namun lebih dari 100 orang terluka,” ungkap pemadam kebakaran kepada AFP. (Yan)

Sumber : Kompas.com

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...