Cincau, Si Hitam Legam Penyegar Dahaga

Pekerja mempersiapkan bahan baku pembuatan cincau di sebuah home industri milik warga di Banda Aceh, Indonesia, 18 April 2022. Cincau berbentuk agar-agar, dibuat dengan merebus batang dan daun Mesona chinensis. Cincau biasanya dikonsumsi dengan air gula, sirup, santan, dan es batu atau menu minuman segar lainya.

Cincau adalah salah satu menu favorit untuk berbuka puasa selama Ramadhan di Indonesia saat Muslim di seluruh dunia merayakan bulan suci Ramadhan dengan berdoa pada malam hari dan menahan diri dari makan, minum, dan tindakan seksual selama periode antara matahari terbit dan terbenam.

Di Banda Aceh, dikawasan kampung Laksana terdapat satu home industri cincau warisan leluhur keluarga Yuk Fa. Awalnya home industri milik Yuk Fa berada di Gampong Baro, Pasar Aceh, sehingga dikenal dengan nama Cincau Gampong Baroe. Saat ini Yuk Fa dibantau sang putranya Suwanto bersama beberapa pekerja lainnya menjalankan bisnis cincau milik keluarga mereka. Cincau keluarga Yuk Fa dipasarkan ke seluruh kabupatan/kota se Aceh, dengan harga jual Rp 20 ribu per kaleng.

“Namun harganya akan segera naik menjadi Rp 2500/kotak pada bulan Mei setelah lebaran nanti”kata Yuk Fa

Keputusan menaikkan harga cincau produksinya terpaksa dilakukan karena hampir semua bahan baku pembuatan cincau mengalami kenaikan. Selain kenaikan harga bahan baku, kurangnya produksi akibat kurangnya permintaan pasar menjadi salah satu alasan tambahan untuk menaikkan harga jual cincau produksi mereka.

“Pandemi menjadi pukulan yang berat bagi kami. Hampir 50% kapasitas produksi kita berkurang karena memang permintaan pasar sangat menurun” kata Yuk Fa

Cincau menjadi salah satu menu favorit untuk berbuka puasa setelah seharian menahan haus dan lapar. Cincau merupakan gel serupa agar-agar yang dihasilkan melalui ekstrak daun dari tanaman yang dikenal dengan nama janggelan (Mesona palustris BL) yang dapat menghasilkan komponen hidrokoloid yang berfungsi sebagai pembentuk gel. Tak hanya menyegarkan, cincau ternyata memberi beragam manfaat bagi kesehatan, khususnya bagi orang yang menjalankan ibadah puasa.

Beberapa manfaat yang ada diantaranya: Menyehatkan pencernaan, mencegah sembelit, mengontrol berat badan menjaga keseimbangan gula darah dab antimalaria

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Kotak dibersihkan sebelum kemudian diisi cairan cincau yang sudah selesai dimasak. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Cairan cincau dicampur dengan tepung kanji untuk proses pengentalan. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Cincau yang sudah selesai dicampur dengan mesin kemudian di dinginkan ke dalam kotak. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Drum stainless steal dibersihkan sesegera mungkin untuk menghindari korosi. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Cincau yang sudah selesai dicampur dengan mesin kemudian di dinginkan ke dalam kotak. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Cairan cincau yang dimasak harus dibersihkan dengan membuang bagian buih yang terapung. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Cincau yang sudah selesai dimasak kemudian dicampur dengan mesin pengaduk berkapasitas besar. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Cincau yang sudah selesai dimasak kemudian dicampur dengan mesin pengaduk berkapasitas besar. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.