FT USK Gelar Pekan Bakti Mahasiswa di Gampong Luthu Lamweu Aceh Besar

Staf ahli bidang perekonomian, pengembangan dan keuangan Pemerintah Aceh Besar membuka acara Pekan Bakti Mahasiswa Teknik (PBMT) di Gampong Luthu Lamweu, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar. Yang juga turut dihadiri Dekan Fakultas Teknik USK Prof. Dr. Alfiansyah Yulianur dan Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kewirausahaan USK

Pada pelaksanaan Pekan Bakti Mahasiswa Teknik (PBMT), sejumlah mahasiswa berkolaborasi dengan dosen Fakultas Teknik melakukan pengabdian di gampong yang dibarengi dengan pelaksanaan KKN Tematik bagi mahasiswa FT USK yang sudah memenuhi syarat akademik diantaranya sudah mengumpulkan 96 SKS.

Kegiatan itu dilakukan sebagai wujud komitmen dosen dan mahasiswa teknik USK dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, serta mengimplementasi keilmuan yang sudah dipelajari dengan terjun langsung kepada masyarakat.

Program diberi judul “PBMT XI-KKN Tematik Gampong Binaan Fakultas Teknik dipusatkan di Gampong Luthu Lamweu, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar. Gampong tersebut termasuk salah satu gampong tertinggal di Aceh Besar. Pihak FT USK telah membina gampong tersebut sejak 2023 lalu dengan melaksanakan kegiatan yang serupa, dan kedepannya desa tersebut akan terus dibina hingga menjadi gampong mandiri. terdepan dan adaptif serta dapat menjadi contoh bagi gampong lain dalam membangun bersama-sama masyarakat desa dan masyarakat kampus.

Pada pembukaan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama (PKS) antara Fakultas Teknik USK dan Dinas DPMG Aceh Besar untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat gampong.

PBMT XI termasuk salah satu  program unggulan dari BEM FT yang mencerminkan komitmen mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pekan bakti mahasiswa teknik USK tahun 2024 ini direncanakan akan berlangsung secara intensif selama 3 bulan mulai dari Agustus hingga Oktober 2024, dengan tema kegiatan “Dedikasi aneuk teknik dalam implementasi nilai Tri-Dharma Perguruan Tinggi terhadap pembangunan gampong yang lebih mandiri, terdepan, dan adaptif.”

Kegiatan ini melibatkan sekitar 35 Dosen, 80 Mahasiswa FT yang mengikuti KKN Tematik, 50 mahasiswa FT yang ikut dalam kegiatan pengabdian sebagai bagian dari surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) dan sekitar 30 panitia dari BEM FT USK.

Ada lima program yang akan dilakukan selama masa pengabdian tersebut, diantaranya pembuatan Automatic Fertigation System (AFS) berbasis Internet Of Things (IoT) untuk menunjang kualitas tanaman cabai, inovasi teknologi dan manajemen untuk pendirian usaha air minum berbasis Desa sebagai solusi masalah ketersediaan Air minum

Pendampingan partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Air terjun, smart village initiative: Implementasi sistem informasi gampong untuk pembangunan berkelanjutan serta pembuatan barel kompos sampah organik. Program peningkatan kesehatan lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan

Program-program ini didasarkan pada hasil assessment dan kebutuhan langsung masyarakat setempat. Identifikasi terhadap tantangan utama di bidang pertanian, manajemen air, pariwisata, dan lingkungan sehingga menjadi landasan utama dalam perancangan setiap program. Selain itu mahasiswa pengabdian juga akan melakukan serangkaian program bakti sosial yang meliputi Pengembangan SDM dan teknologi, mitigasi kebencanaan, warung hidup gampong, sosialiasi penggunaan pupuk cair/pestisida organic, pembuatan sabun cair dan pembersih lantai, rehab sumur bor dan distribusi air bersih/air pertanian, pencegahan stunting

Menurut data terbaru dari survey status gizi Indonesia (SSGI) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2022, angka stunting di Kabupaten Aceh Besar mengalami penurunan signifikan dari 32,4% pada tahun 2021 menjadi 27,0% pada tahun 2022. Namun demikian, masih ada 5.025 anak balita di Aceh Besar yang menderita stunting, dengan prevalensi sebesar 16,2%. Ini menunjukkan bahwa permasalahan stunting masih relevan dan perlu penanganan lebih lanjut. Melalui program PBMT XI, kami berkomitmen untuk memberikan solusi holistik dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan anak-anak di Desa Luthu Lamweu. (Fitri)

 

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.