Teknologi

Google Resmi Meluncurkan Gemini 4 Argon, AI Frontier Terbaru yang Diklaim Ungguli GPT-6 Astra

Google memperkenalkan Gemini 4 Argon dengan kapasitas output 1 juta token yang dirancang untuk alur kerja kompleks jangka panjang. Model ini mencatatkan performa unggul di berbagai benchmark industri serta mendukung pertahanan keamanan siber.

Share
Google Resmi Meluncurkan Gemini 4 Argon, AI Frontier Terbaru yang Diklaim Ungguli GPT-6 Astra
Gambar Ilustrasi
Share

DIGDATA.ID- Google resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Gemini 4 Argon, pada Rabu (30/9/2026). Peluncuran model AI frontier ini membawa lompatan besar dalam menangani alur kerja profesional yang kompleks dan berjangka panjang, mulai dari rekayasa perangkat lunak hingga keamanan siber. Kehadiran model baru Google ini langsung menarik perhatian publik karena kemampuannya yang dilaporkan melampaui sejumlah AI pesaing utama.

Baca juga: OpenAI Klaim GPT-6 Astra Mendekati AGI, Kalangan Ahli Masih Ragu

Melansir Investing.com pada 1 Oktober 2026, langkah peluncuran ini mengonfirmasi sinyal yang telah berembus dalam beberapa pekan terakhir. Pekan sebelumnya, Kepala Google DeepMind Koray Kavukcuoglu mengungkapkan bahwa Gemini 4 sedang dalam tahap pasca-pelatihan dan ditargetkan rilis jauh sebelum akhir tahun. Pada saat bersamaan, CEO Google Sundar Pichai juga menyatakan di media sosial X bahwa perusahaan ingin segera memberikan gambaran awal mengenai model terbarunya tersebut.

Melansir unggahan akun X resmi Google AI (@GoogleAI) pada 30 September 2026, Gemini 4 Argon kini mulai digulirkan secara terbatas. Akses awal diberikan kepada kelompok penguji keamanan siber tepercaya melalui Fairwind Program. Google menerapkan peluncuran bertahap ini untuk menguji keandalan sistem di dunia nyata serta memperkuat fitur keselamatan sebelum membuka akses ke publik.

Melansir Kompas.com pada 1 Oktober 2026, pihak Google menegaskan komitmen pengembangannya. Google menyatakan, “Kami akan terus mengumpulkan masukan dari penguji awal sembari menyempurnakan sistem pengamanan sebelum menyediakan Argon kepada pengembang, perusahaan, dan konsumen sesegera mungkin,”. Salah satu pembaruan paling signifikan pada Argon adalah perluasan batas token output yang kini mencapai 1 juta token, melonjak drastis dari batas sebelumnya sebesar 64.000 token.

Melansir Blog Google pada 30 September 2026, kemampuan Gemini 4 Argon telah diuji secara internal oleh ribuan karyawan Google. Di sektor infrastruktur, agen Argon sukses membebaskan memori data center lebih dari 300 TiB, dengan potensi total penghematan hingga 1 PiB. Model ini juga membantu tim riset kuantum mengoptimalkan algoritma 40 persen lebih cepat serta mempercepat migrasi kode libgav1 ke Bahasa Rust dengan peningkatan kecepatan pemrosesan hingga 2,7 kali lipat.

Di bidang pertahanan siber, Google menyediakan Argon tanpa pembatas khusus bagi penguji tepercaya agar dapat memetakan dan menambal kerentanan perangkat lunak secara mandiri. Dalam pengujian bersama Wiz melalui inisiatif Scan for Good, Argon berhasil menemukan kerentanan kritis pada perangkat lunak layanan kesehatan rumah sakit global yang terlewat oleh model AI generasi sebelumnya. Pada evaluasi CWE-bench v1, Argon mencatatkan skor tertinggi sebesar 68 persen dalam memperbaiki kerentanan keamanan.

Performa Gemini 4 Argon turut dibuktikan melalui serangkaian pengujian benchmark industri. Argon meraih skor 77,9 persen pada pengujian rekayasa perangkat lunak DeepSWE v1.1 dan 68,9 persen pada Vals Index, mengungguli GPT-6 Astra milik OpenAI yang memperoleh 63,1 persen serta Claude Opus 5.5 milik Anthropic sebesar 67,0 persen. Kendati demikian, persaingan tetap ketat karena GPT-6 Astra masih memimpin di pengujian FrontierSWE v2, sedangkan Claude Opus 5.5 unggul di Terminal-bench 4.0.

Pengumuman model baru ini langsung direspon positif oleh pasar keuangan. Melansir Investing.com pada 1 Oktober 2026, saham Alphabet (GOOGL) menguat sekitar 2 persen pada perdagangan after-hours pascapengumuman tersebut. Google menetapkan harga pengenalan sebesar 2 dolar AS per 1 juta input token dan 10 dolar AS per 1 juta output token, sebelum nantinya dipasarkan secara luas kepada pengguna Google AI Ultra dan pelanggan API.

Share
Related Articles
OpenAI Klaim GPT-6 Astra Mendekati AGI, Kalangan Ahli Masih Ragu
Teknologi

OpenAI Klaim GPT-6 Astra Mendekati AGI, Kalangan Ahli Masih Ragu

DIGDATA.ID – OpenAI resmi merilis model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, GPT-6 Astra,...

Musk Luncurkan Macrohard: AI Gantikan Microsoft, Programmer Nganggur?
Teknologi

Elon Musk Luncurkan Macrohard: AI Gantikan Microsoft

DIGDATA – Elon Musk, pendiri xAI, baru saja memberikan update terbaru mengenai...