Manfaat Kurma untuk Ibu Menyusui

Manfaat kurma untuk ibu menyusui salah satunya adalah melancarkan Air Susu Ibu (ASI). Selain itu, buah manis legit ini juga bantu memperkuat daya tahan tubuh ibu untuk lawan penyakit.

Jadi sangat disayangkan kalau dilewatkan oleh ibu menyusuai mengkonsumsi kurma. Sebab, kandungan nutrisinya membantu menjaga kesehatan dan menghindari wanita dari risiko penyakit tertentu.

Ada 10 manfaat kurma untuk ibu menyusui, yaitu:

  1. 1. Meningkatkan Produksi ASI

Kurma mampu memperbanyak jumlah ASI. Hal ini disampaikan oleh penelitian dari Journal of Pediatric Sciences.

Menurut riset ini, konsumsi buah kurma mampu memperbanyak jumlah ASI pada hari ketiga pascakelahiran.

Selain itu, kurma juga mempercepat fase produksi hormon menyusui, hormon prolaktin sehingga suplai ASI meningkat secara bertahap.

Bahkan, riset ini juga menemukan manfaat kurma yang mampu meningkatkan berat badan bayi menyusui. Oleh karena itu, pertumbuhan bayi pun optimal.

  1. 2. Menambah Energi

Ibu menyusui membutuhkan energi lebih banyak untuk menghasilkan ASI. Bahkan, menurut penelitian dari Nutrients, ibu pun memerlukan tambahan energi berupa kalori hingga 25% (500 kkal) dari normalnya.

Kurma bermanfaat untuk menambah energi ibu menyusui karena kaya akan jenis gula glukosa.

Menurut riset dari Experimental & Molecular Medicine, glukosa merupakan sumber energi yang mudah dipakai segera oleh tubuh. Glukosa pun juga dapat disimpan sebagai cadangan energi di waktu mendatang.

Selain itu, kandungan fosfor pada buah manis legit ini juga membantu menambah asupan energi bagi tubuh.

Studi yang diterbitkan pada Clinical Methods: The History, Physical, and Laboratory Examinations melaporkan, fosfor merangsang produksi molekul adenosine triphosphate (ATP) yang berguna untuk menyimpan cadangan energi di dalam tubuh. Fosfor juga membantu pembakaran kalori dari karbohidrat dan lemak pada tubuh.

Oleh karena itu, konsumsi sari kurma cocok untuk ibu menyusui menambah energi agar tidak cepat kecapekan.

  1. 3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat kurma untuk ibu menyusui sudah terbukti untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sebab, kurma kaya akan dua kandungan antioksidan polifenol, yakni chlorogenic acid dan caffeic acid.

Dua jenis polifenol ini terbukti meningkatkan kerja sel yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu ifn-γ CD4 t atau Th 1.

Jika tubuh kekurangan sel Th 1, maka tubuh pun akan lebih rentan mengalami alergi. Hal ini pun dibuktikan melalui riset yang terbit pada jurnal Journal of Agricultural and Food Chemistry. Namun, penelitian ini masih diujicobakan pada tikus.

  1. 4. Menurunkan risiko anemia

Zat besi terbukti berfungsi untuk menghasilkan sel darah merah (hemoglobin). Kandungan folat pada kurma dilaporkan mampu merangsang sel darah merah agar cepat matang.

Hal ini disampaikan pada temuan yang terbit pada jurnal National Center for Biotechnology Information.

Kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan ibu menyusui mengalami anemia. Penelitian ini juga menyatakan, kekurangan asam folat pada ibu menyusui juga berkaitan dengan anemia.

  1. 5. Melawan bakteri dalam tubuh

Berdasarkan riset dari Journal of Pharmacy and BioAllied Sciences, kurma kaya akan antioksidan bernama fenolik.

Berkat kandungan fenoliknya, kurma dapat memberikan manfaat untuk ibu menyusui melawan bakteri penyebab penyakit dalam tubuh.

Selain itu, antioksidan alaminya berpotensi untuk mengurangi risiko penyakit akibat stres oksidatif karena radikal bebas dan infeksi.

  1. 6. Memulihkan rahim setelah melahirkan

Rupanya, manfaat kurma untuk ibu menyusui juga bisa bantu memulihkan kondisi rahim setelah melahirkan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan Jurnal Ilmu Kesehatan, kurma mengandung komponen mirip hormon (potuchsin) yang mampu mengecilkan pembuluh darah rahim.

Efeknya, risiko pendarahan setelah melahirkan menurun dan ukuran rahim perlahan ikut mengecil.

Oleh karena itu, minum sari kurma bisa jadi pilihan sumber makanan yang baik pascamelahirkan.

  1. 7. Mencegah dehidrasi

Kurma kaya akan air. Per 100 gram buah kurma dapat mencukupi 21,3% kebutuhan air tubuh. Oleh karena itu, kurma cocok dipilih untuk menghidrasi tubuh sehingga terhindar dari risiko dehidrasi.

  1. 8. Meningkatkan kesehatan jantung

Kurma kaya akan serat yang terbukti memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan jantung ibu menyusui.

Serat mampu menurunkan kadar kolesterol jahat sehingga menurunkan risiko kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia), seperti dibuktikan oleh penelitian terbitan Nutrients.

Tidak hanya itu. Kandungan kalium dalam kurma mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Mengonsumsi makanan kaya kalium seperti kurma mampu mengurangi simpanan natrium dalam tubuh yang dapat meningkatkan tekanan darah. Kalium akan membantu membuang natrium berlebih melalui urin.

Selain itu, kalium juga merilekskan pembuluh darah yang menegang sehingga tensi darah ikut menurun.

  1. 9. Menyehatkan saluran pencernaan

Manfaat kurma untuk ibu menyusui rupanya mampu menjaga kesehatan pencernaan. Sebab, kandungan serat tak larutnya mampu mempercepat pengosongan lambung.

Oleh karena itu, feses pun tidak mengendap terlalu lama di dalam perut. Serat tak larut yang didapat dari sari kurma juga berguna untuk memadatkan feses sehingga ibu menyusui lebih mudah BAB. Hal ini dipaparkan pada riset dari Nutrients.

  1. 10. Menyehatkan tulang

Untuk menjaga kesehatan tulang, tubuh memerlukan mineral, seperti kalsium, fosfor, dan magnesium.

Asupan kalsium dan fosfor dalam kurma pun terbukti memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan serta kepadatan tulang ibu menyusui.

Kedua kandungan ini juga melengkapi mineral untuk menyusun tulang. Hal ini dipaparkan pada Nutrition Journal.

Sementara itu, menurut Journal of Endocrinology magnesium berguna untuk menjaga struktur tulang agar terbentuk dengan baik. Artinya, kepadatan tulang juga bergantung pada kecukupan asupan magnesium.[acl]

Sumber: sehatq.com

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.