BeritaFotoHeadlineNews

Pemantauan Hilal di Aceh

Share
Masyarakat ikut memantau hilal dengan menggunakan teleskop Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.
Share

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh memastikan hilal awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi tidak terlihat pada pemantauan pada 29 Syakban di Observatorium Hilal Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar.

Masyarakat ikut memantau hilal

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id

Kondisi serupa terjadi di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, di mana posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam. Meski secara hisab sudah dipastikan tidak terlihat, pemantauan tetap dilaksanakan sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat tentang mekanisme penentuan awal bulan hijriah

Secara rinci, matahari terbenam pada 29 Sya’ban pukul 18.52 WIB dengan azimuth 258 derajat. Sementara itu, bulan telah lebih dahulu terbenam sebelum waktu magrib, yakni pukul 18.48 WIB dengan azimuth 257 derajat dari Utara searah jarum jam.

Untuk wilayah Indonesia lainnya hilal juga masih berada di bawah ufuk, yakni antara minus 1 derajat di wilayah Sumatra hingga minus 2,4 derajat di wilayah Papua.

Dengan posisi minus seperti ini, dapat dipastikan hilal tidak mungkin terlihat di Aceh maupun di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, bulan Sya’ban 1447 H harus diistikmalkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026.

Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh mempersiapkan alat pemantau hilal

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh mempersiapkan alat pemantau hilal

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Masyarakat ikut memantau hilal

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Tim BMKG Aceh mempersiapkan alat pemantau hilal

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Tim BMKG Aceh mempersiapkan alat pemantau hilal

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Masyarakat ikut memantau hilal dengan menggunakan teleskop
Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.id
Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...