Berita

“Saya Akan Membatu Melobi Presiden Jokowi Terkait Implementasi UUPA”

Share
Diskusi publik tentang UUPA terkait Histori dan semangat penerapan syariat Islam. Foto Fitri/Digdata.id
Diskusi publik tentang UUPA terkait Histori dan semangat penerapan syariat Islam. Foto Fitri/Digdata.id
Share

Pakar hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan siap membantu untuk menyelesaikan persoalan UUPA Aceh dalam memperbaiki implementasi UUPA ke pemerintah pusat.  Karena memang sejak awal ia terlibat di dalamnya.

Menurut dia, kekurangan dan yang belum tertuang dalam UUPA saat kesepakatan MoU Helsinki karena keterbatasan waktu. Karena itu UUPA masih berpeluang diperbaiki dalam bentuk amandemen. Hal tersebut dipaparkannya saat Dialog Interaktif UUPA Historis dan Semangat Penegakan Syariat Islam di salah satu hotel Banda Aceh, Jumat, 11 Agustus 2023.

Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) menilai Undang-undang Pemerintah Aceh banyak kekurangan. Bahkan masih ada kesepakatan dalam Memorandum of Understanding (MoU) tak tertuang di dalamnya.

“Dalam hal ini itu tidak khusus dalam syariat Islam tapi berkaitan dengan seluruh aspek UUPA itu sendiri,” sebutnya. Baca Juga Tidak Diatur UUD 1945, Pakar Hukum Tata Negara Desak MK Harus Tolak Gugatan Sistem Pemilu hKetika proses pembentukan UUPA dibuat, kata Yusril, harus berimbang. Di mana yang harus diterapkan di Aceh dan lainnya. Mengingat Aceh merupakan memiliki Otonomi Khusus, seperti di Papua.

Suasana diskusi publik tentang UUPA dan turunannya dengan dengan pembicara Prof. Yusril Ihza Mahendra.
Suasana diskusi publik tentang UUPA dan turunannya dengan dengan pembicara Prof. Yusril Ihza Mahendra. Foto: Fitri/Digdata.id

Sebab itu, Yusril menyarankan agar eksekutif dan legislative pada pemerintahan Aceh bisa membahas UUPA ke arah lebih baik. Namun pemerintah pusat juga tidak boleh membuat Undang-Undang yang menabrak antara Aceh dan Papua.

Terkait dengan hal itu, mantan Mentri Hukum dan HAM masa presiden Mega Wati tersebut  mengaku siap melobi Presiden Jokowidodo (Jokowi) untuk membantu memberi masukan terkait banyaknya turunan undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintah Aceh, terkait poin-poin yang belum terimplementasikan.

“Saya tentu akan membantu melobi presiden Jokowi dengan senang hati terkait permasalahan-permasalahan sehubungan dengan implementasi UUPA” jelasnya kepada awak media usai menjadi pembicara dalam diskusi publik yang dilakukan oleh Syarikat Islam Aceh di hotel Ayani Banda Aceh.

Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...