BeritaHeadlineNews

Wisuda Mahasiswa Angkatan ke-17, MJC Komitmen Cetak Jurnalis Muda

Share
Share

Sekolah jurnalistik milik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Muharram Journalism College (MJC), mewisuda 11 mahasiswa angkatan ke-17. Prosesi ini diselingi kenduri kuah Beulangong di Pantai Riting, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Ahad (22/10/2023).

Adapun tiga mahasiswa terpilih menjadi wisudawan terbaik: Nadya Safriani, Al Muttaqin, dan Riski Hardian Saputra. Sementara itu Nashruddin menjadi lulusan favorit.

Kepala MJC Banda Aceh Reza Munawir mengatakan angkatan ini cukup kompak selama proses perkuliahan sehingga menjadi energi untuk segera membuka pendaftaran angkatan baru.

Menurutnya, rata-rata mahasiswa MJC sebelum menyelesaikan kuliahnya tertampung di perusahaan media.

“Bahkan diminta oleh pemilik media untuk dipekerjakan sebagai jurnalis,” katanya.

Meski telah diwisuda, kata Reza, proses belajar ilmu jurnalistik tidak pernah selesai, apalagi media massa makin berkembang.

“Nanti kalian tetap bisa belajar di luar kelas dengan teman-teman AJI,” kata Reza.

Seorang penggagas MJC, Mukhtaruddin Yakob mengatakan, pemilik media massa kesulitan merekrut jurnalis berkapasitas, dan kehadiran MJC memudahkan hal tersebut. Dia memberi semangat kepada pengurus MJC karena acap kali sekolah jurnalistik pasang surut.

Pada kesempatan yang sama,  Ketua AJI Banda Aceh Juli Amin menuturkan dalam jurnalistik tidak ada yang senior dari sisi usia, karena yang senior hanyalah karya dan etika dalam profesi. Saat ini, kata dia, ada yang mengaku media massa tapi konten didalamnya tidak sesuai nilai-nilai jurnalistik.

“Ada yang berpendapat bahwa jurnalis itu bisa menulis dan punya media, tapi sebenarnya jurnalis itu menulis sesuai kaidah jurnalistik, dan ini yang diajarkan di MJC,” kata Juli Amin.

MJC didirikan AJI Kota Banda Aceh pada 22 November 2008. Selain menjadi pintu masuk sebagai jurnalis profesional, MJC juga menjadi tempat memperdalam ilmu jurnalistik.

Sekolah MJC banyak melahirkan jurnalis-jurnalis profesional yang tersebar di berbagai media baik lokal maupun nasional. Tak hanya itu, juga ada di bidang humas, perfilman, serta konten kreator.

Usai prosesi wisuda, para mahasiswa dan anggota AJI Kota Banda Aceh melakukan hening cipta dan doa bersama, untuk 16 jurnalis yang meninggal dunia, saat  menjalankan tugas di jalur Gaza. (Yan)

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...