Capaian hari Pertama Imunisasi Polio di Pidie Lampaui Target Harian

Pasca dicanangkan Sub-PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio di Pidie, sebagai respon terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di Pidie, dilaporkan capaiannya melebihi target harian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie dr.Arita Abubakar mengatakan cakupan pada hari pertama Sub-PIN Polio di Kabupaten Pidie mencapai 15.3 persen atau sebanyak 14.000 anak mendapatkan dosis pertama imunisasi tetes polio. Jumlah tersebut telah melebihi target harian yaitu 12.975 anak per-hari.

Gencarnya sosialisasi yang dilakukan sebelum pencanangan, membuat masyarakat sadar bahaya polio bagi anak-anak dan pentingnya imunisasi untuk pencegahan polio.

Sosialisasi tersebut dilakukan bukan hanya oleh petugas kesehatan namun juga oleh para tengku (tokoh agama), tokoh adat, dan pemuda di kabupaten pidie.

“Antusias masyarakat untuk imunisasi polio, ini perlu diberi apresiasi baru hari pertama pencanangan saja, capaiannya sudah melebihi target harian. Dan hal ini dapat membantah stigma bahwa masyarakat aceh khususnya Pidie menolak imunisasi”. Jelas Arika, Selasa (28/22/2022).

Bersamaan dengan pencanangan di alun-alun Kota Sigli, seluruh puskesmas di Kabupaten Pidie juga melaksanakan pemberian imunisasi tetes polio, termasuk posyandu, sekolah, dan pos lainnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Namun disisi lain, sebut Arika, memang masih ada orang tua yang belum mengizinkan imunisasi bagi anaknya, dan juga guru serta aparatur desa yang masih ragu, sehingga enggan mengambil peran dalam membantu pelaksanaan Sub-PIN Polio di Kabupaten Pidie.

“Koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan, Kemenag, Kepala sekolah dan Komite Sekolah serta pemerintah kecamatan dan gampong perlu ditingkatkan, semoga upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Polio di Aceh bisa tercapai,” ujar Arika.

Setiap instansi harus mengambil peran dalam menyukseskan pelaksanaan Sub-PIN Polio demi terlindunginya setiap anak di Kabupaten Pidie pada khususnya dan semua anak di Aceh pada umumnya dari penyakit polio atau lumpuh layuh.

Satu-satunya cara pencegahan polio hanya dengan imunisasi. Untuk menghentikan penularan polio di kabupaten pidie, setiap orangtua harus membawa anak usia 0  hingga 13 tahun untuk imunisasi tetes polio. Imunisasi tetes polio tahap-1 diberikan mulai 28 November – 4 Desember di seluruh posyandu, PAUD, TK, SD/MI dan pos lain yang ditunjuk diseluruh kabupaten Pidie.(Yan)

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.