Hanya 10 Persen Harga Pangan di Aceh Stabil

Harga sejumlah komoditas pangan di Aceh hanya 10 persen yang stabil, selebihnya ada yang meningkat dan juga menurun. Daging ayam ras komoditas yang harganya paling tinggi mengalami kenaikan – mencapai 6,15 persen periode 16-17 Februari 2024.

Berdasarkan data dari Badan Pangan Nasional (BPN) Sabtu (17/02/2024) pukul 09.15 WIB menunjukkan, secara umum kondisi harga komoditas pangan di Aceh yang mengalami kenaikan 45 persen dan turun 45 persen. Data terbuka berbasis web ini akan memperbaharui data setiap harinya di seluruh Indonesia dan dapat diakses oleh publik secara serta merta.

Adapun Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang mengalami kenaikan daging ayam ras 6,15 persen, telur ayam ras 2,97 persen, beras medium 1,65 persen, tepung terigu kemasan 1,46 persen dan minyak goreng curah 1 persen.

Sedangkan harga Sembako yang turun beras premium 0,07 persen, minyak goreng kemasan sederhana 0,23 persen, garam halus beryodium 0,41 persen. Lalu daging sapi murni turun 0,77 persen, gula konsumsi 0,79 persen dan tepung terigu curah 1,04 persen.

Kendati ada sejumlah Sembako maupun komoditas lainnya ada yang turun, naik dan stabil. Namun bila dihitung rata-rata, justru harga yang mengalami kenaikan lebih tinggi dibandingkan yang turun.

Sembako yang mengalami kenaikan rata-rata mencapai 2,65 persen, sedangkan yang turun hanya 0,55 persen, tidak sampai 1 persen Sembako di Aceh harga turun. Sedangkan bila ditinjau dari 20 jenis komoditas pangan di Aceh juga mendapatkan angka yang sama, yaitu rata-rata naik mencapai 2,05 persen dan turun 1,92 persen.

Melalui data ini menunjukkan bahwa baik 20 komoditas pangan maupun Sembako di Aceh lebih tinggi mengalami kenaikan dibandingkan yang turun harganya.Terutama harga daging ayam ras dan telur ayam ras merupakan Sembako yang naik harganya yang paling tinggi.[acl]

Note: Data ini dinamis, setiap saat bisa terjadi perubahan

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

spot_img

Latest articles

Newsletter

Subscribe to stay updated.