BeritaFoto

Pulot Bakar: Jajanan Tradisional Nan Menggoda

Share
Enak disantap saat baru selesai di panggang. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Share

Amir, pedagang pulut bakar sedang memanggang pulut bakar, untuk dijual, di jalan Panglima Nyak Makam, Banda Aceh, Indonesia, 09 February 2022. Pulut bakar atau masyarakat lokal Aceh menyebutnya dengan Pulot, adalah makanan khas Aceh yang terbuat dari ketan putih yang diberi santan, dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar.

Amir mempersiapkan dagangannya sejak pagi hari. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Pulut bakar ini disukai banyak orang karena rasanya yang empuk dan legit. Apalagi disajikan saat baru selesai dipanggang. Secara fisik, tampilan pulut bakar mirip seperti lemper, ketan putih yang dibalut dengan daun pisang, dan dibakar dengan menggunakan tungku atau alat panggangan.

Aroma daun pisang menambah selera. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Pulut bakar biasanya dijual pagi atau malam hari. Lebih mudah menemukanya saat musim durian sudah tiba. Pulut bakar adalah makanan pendamping durian yang sangat enak untuk dinikmati.

Jajanan tradisional yang banyak di temukan di Aceh. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Selain itu, pulut bakar juga sangat mudah dijumpai di warung kopi tadisional Aceh, karena cocok jika disajikan dengan teh panas ataupun kopi hitam khas Aceh. Pulut Bakar sangat nikmat disantap saat masih dalam keadaan hangat, tandanya pulut ini baru saja selesai dibakar.

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles
BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...

BeritaHeadline

DPRK Aceh Selatan: Tambang Bukan Jalan Keluar Kemiskinan

Pertambangan kerap datang membawa janji investasi dan kesejahteraan. Namun bagi anggota DPRK...