Home Berita Puluhan Nahkoda Kapal Ikan di Lampulo Lakukan Tes Narkoba.
BeritaHeadline

Puluhan Nahkoda Kapal Ikan di Lampulo Lakukan Tes Narkoba.

Share
Petugas BNNK Banda Aceh melakukan sekrining tes terlebih dahulu pada nahkoda kapal ikan sebelum melakukan pemeriksaan urine. Foto Fitri/Digdata.id
Share

Dua Puluh nahkoda kapal Ikan di pelabuhan lampulo Banda Aceh menjalani pemeriksaan urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di post pelayanan Syahbandar pelabuhan ikan Lampulo guna mengatisipasi dan langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan nelayan aceh  sejak dini.

Sebelum melakukan pengecekan urine, 20 nahkoda tersebut terlebih dahulu menjalani scrining tes oleh petugas BNN banda Aceh.

Dari pantauan Digdata.id di lokasi, tampak sejumlah nahkoda kapal itu mengantri menunggu giliran untuk tes urine. Dan hasilnya bisa di ketahui saat itu itu juga, hanya butuh waktu beberapa menit saja. 20 nelayan yang sudah menjalani tes urine semuanya dinyatakan negatif narkotika.

Petugas BNN sedang melakukan pemeriksaan pada sampel urine 20 nahkoda kapal ikan nelayan di TPI Lampulo Banda Aceh. Foto Fitri/Digdata.id

Kepala BNNK Banda Aceh, Zahrul Bawadi mengatakan, tes urine itu dilakukan dalam rangka pencegahan peredaran Narkoba di lingkungan Nelayan

“ ini merupakan upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Dan kenapa nahkoda yang di tes narkoba melalui urine, karena dia adalah unsur pokok dalam sebuah kapal dan yang bertanggung jawab terhadap ABK nya,”kata Zahrul

salah satu nahkoda kapal ikan di TPI Lampulo Banda Aceh memperlihattkan hasil tes narkoba miliknya yang dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes BNNK Banda Aceh di Kantor syahbandar TPI Lampulo Banda Aceh. Foto Fitri/ Digdata.id

Dan jika nantinya ditemukan ada yang positif menggunakan narkoba dari para nahkoda tersebut, maka akan dilakukan proses untuk rehabilitasi. Hal tersebut juga menjadi proses informasi awal untuk mengantisipasi peredaran narkotika melalui jalur laut jelas Zahrul lagi.

Kepala BNNK Banda Aceh, mengapresiasi semua pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan kegiatan pencegahan tersebut akan dilakukan secara berkala.

“Dari 20 orang yang di cek urine hasilnya alhamdulillah negatif semua tidak ada yang menggunakan narkotika,” tambahnya lagi.

Sementara itu Panglima Laot Lhok Krueng Aceh, H.T Tarmizi mengatakan,  pihaknya mendukung upaya pencegahan yang dilakukan BNNK Banda Aceh. Dirinya yang juga selaku pemilik kapal yang ada di TPI Lampulo, sangat mendukung program dan mengantisipasi ABK kapal dan nahkoda terindikasi Narkoba.

“Kalau bisa bukan hari ini saja, kalau bisa ada hari-hari lain juga. Karena nelayan kita yang positif Narkoba itu korban, karena kurangnya kontrol. Dengan adanya BNN, fungsi kontrol itu berjalan,” katanya.

Hal serupa juga dikatakan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Aceh, Aliman mengatakan, pihaknya terus berupaya agar para Nelayan terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Pasalnya, banyak pihak yang meragukan bahwa para nelayan terpapar Narkotika

“Dan ini kita mau buktikan bahwa nelayan kita tidak terpapar narkoba. Kita menginginkan nelayan kita ini sehat dan menghasilkan produk perikanan dengan kualitas bagus,” jelasnya.

Share
Related Articles
Banjir rendam lahan persawahan warga di Gayo Lues, 31 Maret 2025. Poto : BPBD Gayo Lues.
BeritaHeadlineNews

Banjir Landa Beberapa Daerah di Aceh Bertepatan dengan Perayaan Idul Fitri

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hingga memicu luapan sungai Aih Badak di...

Gas Petronas meledak, Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/4/2025) pagi dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga
BeritaHeadlineNewsUncategorized

Gas Petronas Meledak, PM Anwar Ibrahim Janjikan Bantuan bagi Korban

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menjanjikan bantuan langsung kepada para korban...

Sebanyak 73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) diterbangkan menuju lokasi terdampak gempa di Myanmar, Selasa (1/4/2025). Pelepasan tim kemanusiaan ini dilakukan oleh Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto
BeritaHeadlineNews

Tim INASAR Bertolak ke Lokasi Gempa Myanmar

Sebanyak 73 personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) diterbangkan menuju lokasi terdampak...

Bangunan runtuh akibat gempa dengan kekuatan M7,7 yang mengguncang Myanmar 28 Maret 2025 lalu.
BeritaHeadlineNews

Pasca Gempa M7,7, Warga Mandalay masih Tidur di Tenda Terbuka, Trauma Gempa dan Takut Bangunan Runtuh

Empat hari pasca-gempa dahsyat mengguncang Myanmar, banyak warga di Mandalay masih bertahan...