Home Berita Satu Korban Ledakan Sumur Gas Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Kritis
Berita

Satu Korban Ledakan Sumur Gas Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Kritis

Share
Dua warga menjadi korban luka bakar parah akibat ledakan yang terjadi disumur minyak tradisional dikawasan gampong MataIe, Kecamatan Rantau Perlak, Aceh Timur, Jumat (11/3/2022) tengah malam.
Share

Sebuah sumur minyak tradisional yang berlokasi di Gampong Mata Ie, Kecamatan Rantau Perlak, Kabupaten Aceh Timur, meledak dan terbakar Jumat tengah malam. Tiga warga penambang sumur menjadi korban luka bakar parah.

BANDA ACEH, DIGDATA — Zuraida (40) tak menunggu lama, sesaat ia menerima kabar bahwa kakan kandungnya menjadi korban luka bakar kritis dari ledakan sumur minyak tradisional di Gampong Mata Ie, Rantau Perlak, Kabupaten Aceh Timur, ia langsung menyusul ambulance yang membawa Baihaqi ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin ( RSUZA) Banda Aceh.

Di RSUZA, Zuraida mendapati kakaknya kritis akibat luka bakar 80 persen ditubuhnya. “Saya tidak tahu kejadian itu, karena kami tinggal di Lhokseumawe, tapi begitu mendapat kabar, saya langsung menyusul ke Banda Aceh,” ujar Zuraida, kepada Digdata, Sabtu (12/3/2022).

Sebuah sumur minyak tradisional yang berlokasi di Gampong Mata Ie, Kecamatan Rantau Perlak, Kabupaten Aceh Timur, meledak dan terbakar Jumat (12/3/2022) tengah malam. Tiga warga penambang sumur menjadi korban luka bakar parah.

Tiga korba luka bakar ini langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh (RSUZA).

Dalam perjalanan ke Banda Aceh, Seorang korban luka bakar meninggal dunia. Korban bernama Safrizal berusia 32 tahun. Korban meninggal langsung dibawa kembali ke kampung halamannya di Rantau Perlak, Kabupaten Aceh Timur. Korban meninggal merupakan adik sepupu dari seorang Anggota DPR Aceh(DPRA) bernama Iskandar Usman Al-Farlaky.

Sedangkan dua korban luka bakar lainnya kini dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Banda Aceh.

Dua korban kritis masing-masing bernama Junaidi berusia 37 tahun dan Baihaqi berusia 35 tahun. Korban tiba di Banda Aceh, Sabtu  siang, dan langsung mendapat penanganan di Instalasi Gawat Darurat RSUZA.

“ Memang kami mendapat laporan ada 3 korban luka bakaryang dirujuk, namun yang satu meninggal dunia dalam perjalanan, pasca mendapat perawatan di IGD,  kedua korban akan mendapat perawatan intensif di ruang rawat ICU RSUZA,” jela Amiruddin, Kepala Tim IGD RSUZA Banda Aceh, Sabtu (12/03/2022).

Kondisi luka korban, sebut Amiruddin, mengalami luka bakar 75-95 persen, sehingga harus mendapat perawatan sangat serius.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan kebakaran satu sumur minyak di Gampong Mata Ie, Kecamatan Rantau Peureulak, terjadi pada Jumat tengah malam. Api awalnya kecil, kemudian terus membesar dan menyemburkan gas, sehingga menimbulkan ledakan.

Api baru bisa dipadamkan pada pukul 03.00 wib dini hari. Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan sumur minyak rakyat tersebut.*****

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Satu Pendaki Gunung Seulawah Agam Belum di Temukan, Tim SAR Masih Laukan Pencarian

Seorang pendaki asal Kabupaten Aceh Utara dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah,...

Berita

Jumlah Penumpang di Bandara SIM Mengalamai Penurunan di Idul Adha 1447 H

Pergerakan penumpang angkutan udara selama periode Idul Adha 1447 Hijriah di Bandara...

Berita

Warga Pintu Rime Gayoe Perbaiki Akses Jalan Nasioanal Takengon-Bireuen

Enam Bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh masih banyak fasilitas publik yang...

Jemaah Haji Aceh bertola dari Mekah ke Madinah pada 8 Juni 2026 Foto : Dok.PPIH Aceh
Berita

Arab Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 2,5 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

DIGDATA.ID – Arab Saudi melaporkan keberhasilan penyelenggaraan layanan kesehatan selama musim Haji...