Berita

Selama Ramadhan, Hotel dan Penginapan di Banda Aceh Dilarang Sediakan Makanan dan Minuman pada Siang hari

Share
Share

Forkopimda Kota Banda Aceh mengeluarkan edaran Seruan Bersama selama Bulan Ramdahan. Ada 8 point yang diatur dan harus dipatuihi oleh warga.

BANDA ACEH, DIGDATA – Pemerintah Kota Banda Aceh, melarang seluruh hotel dan penginapan di Kota Banda Aceh menyediakan makanan dan minuan bagi tamunya sepanjang siang hari.

Aturan ini tertuang dalam point kelima, seruan bersama yang dikeluarkan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh.

Di point yang sama juga ditulisakan meminta pengusaha menutup semua jenis usaha dan jasa mulai salat Isya sampai selesai salat Tarawih. Khusus selama Ramadhan, tempat usaha boleh buka malam selama pukul 21.30-24.00 WIB.

Pemkot Banda Aceh juga melarang karaoke, mengoperasikan permainan biliar, playstation, berbagai jenis game online (gim daring), dan hiburan lainnya selama bulan suci Ramadhan.

Seruan ini juga berisi ajakan kepada masyarakat hingga pejabat. Untuk bisa memperbanyak ibadah selama Ramadhan. Warga  juga diminta patuh protokol kesehatan pencegahan COVID-19, dan boloeh melakukan vaksinasi selama puasa ramadhan.

“Bagi warga yang sedang sakit dan menular, dilarang melakukan ibadah ke masjid” isi seruan pada point 1. *****

Share
Related Articles
TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung
Berita

TKS IT Bazla Aceh Utara Jalani Akreditasi Perdana, Tim BAN-PDM Lakukan Penilaian Langsung

Aceh Utara — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Taman Kanak-Kanak Swasta Islam Terpadu (TKS...

BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...