BeritaHeadline

Masjid Raya Baiturrahman Gelar Salat Idul Fitri 1443H

Share
Garis yang diciptakan oleh pengulangan benda yang bentuknya sama, juga bisa menciptakan komposisi yang sangat menarik. Misalnya garis imaginer yang diciptakan oleh payung di Mesjid Raya Baiturrahman ini. Ditambah dengan komposisi simetris benda atau subjek yang kita foto yang direfleksikan oleh permukaan air, akan memperkuat komposisi menjadi lebih menarik. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Share

Pemerintah Aceh pun mengizinkan pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, meski dengan sejumlah syarat. Syarat tersebut yaitu, pelaksanaan shalat akan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala UPTD Masjid Baiturrahman , Saifan mengatakan, jemaah yang hadir untuk mengikuti ibadah Salat Id 1443H, diwajibkan menggunakan masker.

“Meskipun dari berbagai laporan disebutkan angka penularan covid-19 di Banda Aceh menurun, namun protokol kesehatan wajib dilaksanakan, sehingga semua orang terjaga,” jelas saifan, Jumat (29/04/2022).

Tahun ini, sebut Saifan, masjid menggelar karpet bagi Jemaah didalam masjid. Kendati demikian warga juga disarankan untuk membawa sajadah sendiri, demi kenyamanan.

“Diharapkan pula Jemaah sudah melakukan wudhu dirumah masing-masing,” katanya.

Kendati demikian,  masyarakat di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar diimbau untuk  bisa melaksanakan salat Idul Fitri di masjid masing-masing. Sehingga diharapkan tidak terjadi penumpukan dan pengumpulan massa yang begitu banyak di MRB.

Saat ini Masjid Baiturrahman terus berbenah untuk menampung ribuan Jemaah salat id nanti. “Yang terus kita perbaiki saat ini adalah fasilitas wudhu dan toilet, karena memang ada beberapa bagian yang rusak, sehingga butuh perbaikan,” ujar Saifan.

Kendati demikian diharapkan pelaksanaan ibadah salat id nanti bisa berjalan dengan tertib dan lancar. Adapaun khatib salat idul fitri 1443 hijriyah akan disampaikan oleh Prof Dr Syahrial Abbas, dengan Imam salat Tgk Miswar Muhammad.

Pada malam penyambutan Idul Fitri, Pemerintah Aceh, juga meniadakan pawai takbir keliling, melainkan hanya menggelar festival takbiran.

 “ setiap peserta takbiran hanya ditampilkan didepan panggung saja, untuk dinilai, penampilan terbaik tanpa berkeliling, dengan begini kita tetap menyemarakkan malam Idul Fitri,” jelas Saifan. (Yan)

Share
Related Articles
BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...

BeritaHeadline

DPRK Aceh Selatan: Tambang Bukan Jalan Keluar Kemiskinan

Pertambangan kerap datang membawa janji investasi dan kesejahteraan. Namun bagi anggota DPRK...

BeritaHeadline

Tiga Mukim Tolak Tambang di Samadua, 725 Warga Teken Petisi

Bagi perusahaan, 1.491,4 hektar adalah wilayah konsesi. Bagi warga di tiga mukim...

BeritaHeadline

Sejumlah Massa Aksi di Tangkap Personil TNI, Dua Orang Terluka

Sejumlah Massa aksi peringatan 21 Tahun Damai Aceh di Mesjidraya  Baiturrahman Banda...