Masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Lhoknga memadati halaman kantor Camat yang terletak di jalan Nasional jalur Barat Selatan Aceh untuk berbelanja ragam macam kuliner tradisional yang di suguhkan ibu-ibu PKK dari 28 Gampong di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Senin (28/7/2025).
Produk-produk yang di pamerkan dalam kegiatan Bazar yang mengusung tema “Bersatu tanyoe jaga Bumoe, bek aneuk cucho payah moe” merupakan produk unggulan UMKM di 28 desa tersebut.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye kolaboratif bertajuk We Can: Kita Bisa Menanggulangi Perubahan Iklim yang bertujuan untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan sekaligus memberdayakan pelaku UMKM lokal yang di gagas YKPI Aceh kolaborasi dengan PKK Kecamatan Lhoknga Aceh Besar.

Selain di hadiri ibu dan bapak geuchik dari 28 desa, kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Camat Lhoknga dan Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Mayasari.
Selain bazar, juga ada Dialog go Green berbasis comunitas tentang kita bisa menanggulangi perubahan iklim tajaga bumoe bek aneuk cuco payah moe cara dan penandatanganan komitmen bersama“Bersatu tanyoe jaga Bumoe, bek aneuk cucho payah moe”
Usai melakukan penada tanganan komitmen bersama Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Besar, Rita Mayasari mengunjungi sejumlah stand UMKM dan mengapresiasi kualitas produk yang dipamerkan. Ia juga memborong beberapa produk sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UMKM lokal.
“Saya sangat bangga melihat kreativitas dan semangat masyarakat Lhoknga. Produk-produk yang dipajang sangat berkualitas, baik dari segi rasa maupun kemasannya. Bahkan saya melihat banyak makanan tradisional tempo dulu yang kini sudah jarang ditemui, ini patut diapresiasi,”ucap Rita Mayasari.

keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Kegiatan Bazar ini tidak hanya menjadi ruang promosi bagi para pelaku usaha kecil, tetapi juga menjadi bagian penting dari edukasi masyarakat tentang perubahan iklim dan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dampaknya, ucap Rita.









