Balai Pembibitan Hewan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT) Indrapuri melaksanakan kegiatan forum konsultasi publik tentang Layan dan produk-produk yang dimiliki BPTU HPT Indrapuri.
Kegiatan yang di hadiri perkopimda Aceh Besar, Guru Besar Fakultas Kedoktera Hewan USK, Guru Besar Fakultas Peternakan, Mitra dari BPTU HPT dan juga perwakilan Ombusman yang memaparkan tentang materi pengawasan pelayanan di instansi pemerintah.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu 30 Juli 2025 bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat maupun pelangggan serta mengimput masukan dan kritikan dari peserta forum terhadap layanan yang mereka sajikan selama ini terutama pada layanan aplikasi Leleumo.online yang baru di luncurkan di tahun 2025. Aplikasi ini merupakan transisi dari manual ke digital.

Kepala BPTU HPT Indrapuri Yan Hendri, mengatakan pihaknya sangat membuka diri untuk masyarakat para peternak dan juga mahasiswa jika ingin tau tentang produk-produk unggulan yang ada BPTU HPT Indrapuri dan pihaknya juga akan menampung semua masukan untuk perbaikan pelayanan kedepannya terutama terkait aplikasi Leleumo.online ini.
“ Dengan adanya aplikasi leleumo ini, masyarakat bisa lebih mudah lagi melihat produk-produk unggulan yang ada dikita, dan ini bisa diakses juga oleh orang-diluar Aceh”Jelas Yan Hendri.

Ada tujuh item jenis layanan yang terdapat pada aplikasi Leulemo yang merupakan aplikasi penjualan bibit sapi unggulan di Aceh. yaitu Penjualan Produk, Bimtek, Penelitian, Koasistensi Magang, Fieldtrip Eduwisata, Juri Kontes Ternak, Foto dan videografi komersial. saat ini ada Ada 1600 ekor unggulan di BPTU HPT yang terdiri dari jenis sapi Aceh, Wagiu.
Sapi-sapi hasil pembibitan di BPTU HPT ini bisa di beli langsung oleh kelompok masyarakat untuk di pelihara dan dikembangkan lagi untuk dijadikan sapi pedaging (sapi yang dijual dagingnya) untuk memenuhi permintaan daging (swasembada daging).
Selain itu dalam jangka pendek BPTU HPT siap mendukung program swasembada daging yang di canangkan presiden prabowo guna memenuhi kebutuhan makan gizi geratis (MBG). Dalam program tersebut, Lembaga penghasil bibit sapi unggulan ini siap mensuport penyediaan protein hewani dalam program MBG.

Sedangkan untuk jangka panjangnya BPTU HPT Indrapuri ini bisa melakukan swasembada pangan dan diharapkan BPTU UPT Indrapuri dan PT Sapi Aceh bisa berperan besar dalam hal ini.
“Posisi kita yang berada di hulu sangat berperan meningkatkkan populasi, meningkatkan ketersediaan pasokan daging bagi masyarakat. Dan juga yang tak kalah pentingnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat”Jelas Yan Hendri kepada awak media saat diwawancara terkait swasembada daging untuk dapur MBG.








