BeritaHeadlineNews

Burni Telong Aceh Status Waspada, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Share
Gunung Burni Telong. Poto : Dok Pemkab Bener Meriah
Share

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyatakan pendakian ke puncak Gunung Burni Telong ditutup sementara menyusul ditingkatkannya status gunung api tersebut. Status ini diumumkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bener Meriah Safriadi yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin, mengatakan kini status Gunung Api Burni Telong berada pada level kedua atau waspada.


“Penutupan pendakian ke puncak dilakukan setelah Badan Geologi menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Burni Telong dari normal ke waspada pada Sabtu (2/8/2025),” kata Safriadi, Selasa (05/08/2025)


Menurut Safriadi, penutupan pendakian tersebut untuk sementara waktu hingga ada pengumuman lebih lanjut. Penutupan pendakian tersebut guna mencegah hal yang tidak diinginkan.


“Penutupan pendakian ini demi keselamatan, satu hingga beberapa kilometer dari kawah masuk wilayah berbahaya. Biasanya, pendakian banyak dilakukan pencinta alam menjelang peringatan proklamasi kemerdekaan,” katanya.


Safriadi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemantau gunung berapi untuk memastikan status aktivitas vulkanik Gunung Burni Telong. Jika status kembali normal, pihaknya akan membuka kembali pendakian ke puncak.
Sementara itu, Fahruddin, petani di lereng Gunung Burni Telong, mengatakan aktivitas masyarakat, khususnya yang berkebun di lereng gunung berapa tersebut tetap normal.


“Kami juga sudah menerima informasi status Burni Telong ditingkatkan ke waspada. Aktivitas kami di lereng gunung tetap normal, tetapi kami juga meningkatkan kewaspadaan,” kata Fahruddin.


Berdasarkan berbagai literatur, Burni Telong terletak pada ketinggian 2.624 meter di atas permukaan laut (mdpl) berada di koordinat 4.769°LU dan 96.821°BT. Gunung berapi tersebut dengan tipe strato memiliki lima kawah yang semuanya berada di puncak.


Catatan sejarah menyebutkan Burni Telong pernah meletus pada 1837, 1939, 1856, 1919 dan terakhir 1924, pada 7 Desember yang ditandai dengan lima buah tiang asap. (Yan)

Sumber :Antara Aceh

Share
Related Articles
Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...

Presiden Prabowo Kirim Surpres Pemberhentian Kapolri, Komjen Suyudi Dicalonkan Gantikan Listyo Sigit
Berita

Presiden Prabowo Kirim Surpres Pemberhentian Kapolri, Komjen Suyudi Dicalonkan Gantikan Listyo Sigit

JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) resmi menerima Surat Presiden (Surpres)...