BeritaFoto

Budaya Ngopi Ala Aceh Lewat Festival Kopi

Share
Festival kopi sebagai salah satu cara untuk meningkantkan kunjungan wisata ke Aceh. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Share

Aceh juga di kenal dengan sebutan kota sejuta “warung kopi”. Sebutan ini muncul karena memang hampir di setiap sudut kota Banda Aceh terdapat warung kopi yang menyajikan kopi khas Aceh yang terkenal ke seantero dunia.

Peserta lomba cupping kopi atau lomba tes kopi sedang berkompetisi dalam acara coffee cupping test di ajang festival kopi, di Taman Budaya, Aceh. Festival Kopi merupakan agenda tahunan pemerintah Aceh untuk memperkenalkan Aceh melalui budaya mengopi yang kental.

Peserta sedang berkompetisi dalam lomba test cicip kopi. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Selain dikenal sebagai kota Serambi Mekkah, Banda Aceh juga di kenal dengan sebutan kota sejuta “warung kopi”. Sebutan ini muncul karena memang hampir di setiap sudut kota Banda Aceh terdapat warung kopi yang menyajikan kopi khas Aceh yang terkenal ke seantero dunia.

Di Aceh, ramainya orang yang duduk di warung kopi tidak melulu sebagai cara untuk menghabiskan waktu seharian. Tapi sudah berubah fungsi sebagai salah satu kegiatan pendukung yang penting terhadap kegiatan-kegiatan formal harian masyarakat, seperti kegiatan di Kantor.

Kopi khop, menu kopi yang disajikan dengan gelas terbalik. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Untuk menjembatani antara budaya kopi dengan kegiatan pariwisata, pihak pemerintah kota Banda Aceh melaksanakan Coffee Festiaval (AFCF) di Taman Budaya, kota Banda Aceh

Kegiatan Coffee Festival (AFCF) diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti lomba tes kopi, lomba fotografi makanan dan lain-lain.

Aceh dikenal dengan sebuta seribu warung kopi. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Di festival ini puluhan warung kopi menjajakan aneka minuman dari berbagai jenis. Tak hanya mengandalkan ala tradisional seperti kopi saring yang telah melegenda di lidah masyarakat Aceh, varian kopi lainnya juga bisa ditemukan di festival ini.

Kopi khop, menu kopi yang disajikan dengan gelas terbalik. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Salah satunya adalah menu kopi khop atau kopi terbalik. Kopi yang disuguhkan dengan posisi gelas terbalik.

Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID

Peserta sedang berkompetisi dalam lomba test cicip kopi. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Kopi yang disiapkan dalam lomba test cicip kopi. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Peserta sedang berkompetisi dalam lomba test cicip kopi. Foto: Hotli Simanjuntak/digdata.ID
Share
Related Articles
Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla
Berita

Kabut Asap Pekat, 27 Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ Akibat Karhutla

SAMARINDA – Kabut asap Samarinda akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa...

Ekspor Benih Lobster Dilarang Permanen, Ini Alasannya
Berita

Pemerintah Resmi Larang Ekspor Benih Lobster Selamanya, Trenggono: Fokus Budidaya Dalam Negeri

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan ekspor benih bening lobster (BBL) atau...

Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla, Tunggu Respons RI
Berita

Malaysia Tunggu Respons RI soal Bantuan Karhutla, Wakil PM Zahid Hamidi: Kami Tetap Berprasangka Baik

JAKARTA – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya masih...

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Termasuk Jakarta
Berita

11 Kota di Dunia Terancam Tenggelam, Jakarta Masuk Daftar dengan Penurunan Tanah hingga 17 Cm per Tahun

Jakarta – Sebanyak 11 kota di dunia terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan...