LHOKSUKON – Sebanyak 110 siswa baru TKS IT BAZLA di Gampong Rayeuk Kuta, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat karena seluruh peserta didik datang didampingi ayah dan bunda mereka.
Mengusung tema #MPLSRamah2026, rangkaian kegiatan dirancang agar peserta didik merasa nyaman sejak pertama kali mengenal lingkungan sekolah. Anak-anak diperkenalkan kepada para guru, teman sekelas, serta lingkungan belajar melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan yang menyenangkan.
Kepala TKS IT BAZLA, Susi Arifia Fitri, S.Sos., mengatakan kegiatan MPLS menjadi langkah awal dalam membangun semangat belajar sekaligus membentuk karakter positif peserta didik.
Dikutip dari TKS IT BAZLA, ia mengatakan, “Kami ingin memastikan setiap anak merasa diterima, aman, nyaman, dan bahagia berada di lingkungan sekolah. Melalui MPLS Ramah, kami berharap anak-anak dapat mengenal sekolah dengan penuh keceriaan serta menumbuhkan semangat belajar sejak dini. Peran ayah dan bunda yang turut mendampingi hari ini juga menjadi bentuk dukungan luar biasa bagi tumbuh kembang anak.”
Pelaksanaan MPLS Ramah TKS IT BAZLA juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Kepala Bidang PAUD Kabupaten Aceh Utara bersama rombongan hadir untuk meninjau secara langsung jalannya kegiatan di sekolah tersebut.
Dalam kunjungan itu, pelaksanaan MPLS mendapat apresiasi karena dinilai berlangsung tertib, ramah anak, dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik baru.
Dikutip dari TKS IT BAZLA, Kepala Bidang PAUD Kabupaten Aceh Utara menyampaikan, “Kegiatan MPLS di TKS IT BAZLA sangat bagus. Suasananya menyenangkan, tertib, dan benar-benar memperhatikan kenyamanan anak. Semoga anak-anak semakin semangat belajar, tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan membanggakan orang tua serta daerah.”
Usai kegiatan pengenalan sekolah, acara dilanjutkan dengan prosesi Peusijuek (Tepung Tawar) yang dipimpin oleh Aba Tgk. H. Muhammad Kabir. Tradisi adat Aceh tersebut dilaksanakan sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh peserta didik memperoleh keberkahan, keselamatan, serta kemudahan selama menempuh pendidikan.
Melalui perpaduan kegiatan pendidikan dan pelestarian budaya Aceh, TKS IT BAZLA berharap MPLS tahun ini menjadi awal yang baik bagi seluruh siswa baru dalam memulai perjalanan belajar. Sekolah juga menaruh harapan agar para peserta didik tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, kreatif, serta mencintai budaya Aceh.









