Home Berita Waspada, Ada Risiko HIV untuk Penyandang Talasemia
BeritaNews

Waspada, Ada Risiko HIV untuk Penyandang Talasemia

Share
Para penyandang thalassemia sedang melakukan transfusi darah di Sentra Thalassemia Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Kamis (08/05/2025). Poto : YDUA for Digdata.id
Para penyandang thalassemia sedang melakukan transfusi darah di Sentra Thalassemia Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Kamis (08/05/2025). Poto : YDUA for Digdata.id
Share

Yayasan Darah Untuk Aceh (YADUA) mengingatkan risiko penularan HIV pada pasien penerima transfusi darah rutin, terutama penyandang talasemia. Hal ini menjadi penekanan bertepatan dengan peringatan Hari Palang Merah Indonesia ke-80.

“Keamanan darah adalah hak setiap pasien sekaligus tanggung jawab bersama,” kata pendiri YADUA, Nurjannah Husien, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/9/2025).

Ia menekankan pentingnya skrining ketat agar pasien talasemia yang bergantung pada transfusi seumur hidup, tidak terpapar penyakit menular.

Dinas Kesehatan Aceh, mendata sejak 2004 hingga Juli 2025 tercatat 1.974 kasus HIV di Provinsi Aceh. Dari jumlah tersebut, 132 kasus terjadi pada kelompok usia 11–20 tahun.

“Sejak awal 2025 saja, ada 32 kasus baru HIV pada remaja. Ini angka yang sangat mengkhawatirkan,” ujar Nurjannah.

Ia menilai kelompok remaja dan pasien transfusi rutin berada dalam situasi rentan. “Setiap remaja yang terinfeksi adalah peringatan bahwa sistem kesehatan kita harus lebih tanggap dan inklusif,” katanya. 

YADUA menyerukan langkah konkret dari para pemangku kepentingan yaitu Dinas Kesehatan Aceh harus segera melakukan skrining HIV rutin pada pasien talasemia dan remaja berisiko, PMI Aceh juga diminta memperketat pemeriksaan darah di seluruh unit donor, sementara masyarakat diimbau melakukan tes kesehatan bila merasa berisiko.

Tema Hari Palang Merah tahun ini, #TebarkanKebaikan, dinilai sejalan dengan perjuangan pasien talasemia. Nurjannah mengapresiasi PMI Banda Aceh yang telah meningkatkan standar pemeriksaan darah. 

“Setiap tetes darah aman adalah wujud kebaikan yang sesungguhnya,” ujarnya. 

Sebagai bagian dari kampanye, YADUA mendorong gerakan #10for1Thalassemia serta edukasi “Beware of thalassemia before you ‘ping’ someone” untuk memperbanyak donor sehat, mencegah HIV, dan mengurangi kelahiran anak dengan talasemia mayor. (Yan)

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Satu Pendaki Gunung Seulawah Agam Belum di Temukan, Tim SAR Masih Laukan Pencarian

Seorang pendaki asal Kabupaten Aceh Utara dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah,...

Berita

Jumlah Penumpang di Bandara SIM Mengalamai Penurunan di Idul Adha 1447 H

Pergerakan penumpang angkutan udara selama periode Idul Adha 1447 Hijriah di Bandara...

Berita

Warga Pintu Rime Gayoe Perbaiki Akses Jalan Nasioanal Takengon-Bireuen

Enam Bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh masih banyak fasilitas publik yang...

Jemaah Haji Aceh bertola dari Mekah ke Madinah pada 8 Juni 2026 Foto : Dok.PPIH Aceh
Berita

Arab Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 2,5 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

DIGDATA.ID – Arab Saudi melaporkan keberhasilan penyelenggaraan layanan kesehatan selama musim Haji...