BeritaNews

Bantuan untuk Korban Banjir Terisolir Mulai Disalurkan via Udara

Share
Wagub Aceh Fadhlullah serahkan batuan untuk korban banjir dan longsor di Gayo Lues. Poto : Biro ADPIM Aceh.
Share

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, terbang menggunakan helikopter menuju Kabupaten Gayo Lues untuk menyerahkan bantuan logistik darurat bencana, Senin (1/11/2025). Langkah itu diambil menyusul terputusnya akses darat akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Kerusakan parah pada sejumlah ruas jalan membuat Gayo Lues terisolasi dan menyulitkan distribusi bantuan menggunakan jalur darat. Pemerintah Aceh kemudian memutuskan menggunakan skema pengiriman via udara agar pasokan logistik dapat segera menjangkau masyarakat terdampak.

Fadhlullah mengatakan distribusi udara menjadi opsi paling efektif dalam kondisi darurat. “Prioritas kita memastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi,” ujarnya sebelum bertolak.

Pengiriman bantuan ini meliputi kebutuhan pokok, peralatan darurat, serta logistik lain yang diperlukan untuk mendukung upaya penanganan bencana di daerah tersebut.

Sementara itu, 1,5 ton bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan untuk warga terdampak bencana di Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur dikirimkan menggunakan helikopter MI-17 V5, yang terbang dari Lanud Sultan Iskandar muda (SIM) pada Selasa (2/12/2025) pagi.

Bantuan tersebut dikirim sebagai respon cepat terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan akibat terputusnya beberapa akses jalan dan terbatasnya pasokan logistik di sejumlah titik lokasi terdampak. Helikopter MI-17 V5 dipilih karena mampu menjangkau wilayah sulit serta memiliki daya angkut besar sehingga efektif untuk misi kemanusiaan jarak menengah.

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Kodam IM dalam membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan bencana.

“Pengiriman hari ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan Kodam IM untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Kami akan terus memantau situasi di lapangan dan menambah dukungan jika diperlukan,” ujar Pangdam IM, Selasa (2/12/2025)

Share
Related Articles
BeritaHeadlineJurnalisme Data

WALHI: Karhutla Akumulasi Kejahatan Negara dan Korporasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh melonjak tajam dalam dua tahun...

BeritaNews

Cek Kesehatan Geratis, Cara Baru Masyarakat Serambi Mekkah Menjemput Sehat

Jarum jam menunjukan pukul 7.30 WIB, matahari pagi ini terlihat cerah, uapnya...

BeritaHeadlineKawasan Ekosistem Leuser

Makwod dan Perjuangan Perempuan Beutong Menjaga Tanah Leluhur

Terik matahari siang itu tidak menyurutkan langkah Saudah alias Makwod (49) berkeliling...

BeritaHeadline

DPRK Aceh Selatan: Tambang Bukan Jalan Keluar Kemiskinan

Pertambangan kerap datang membawa janji investasi dan kesejahteraan. Namun bagi anggota DPRK...