Tiga Anak Didapati tertular Virus Polio Tipe 2 di Mane, Pidie, Kasus Bertambah jadi 4

Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, kembali menemukan anak terindikasi terserang virus polio, pasca ditetapkannya A {7} posotif terserang virus Polio  tipe 2. Temuan ini berdasarkan pemeriksaan sample yang dilakukan surveilans disekitar lingkungan tempat tinggal A.

Kepala Dinas Kesehatan Pidie, Arika Aboebakar, mengatakan, tiga anak yang diperiksa sample fesesnya untuk tahap pertama menunjukkan positif polio tipe 2. “Tapi ketiga anak ini akan menjalani pemeriksaan laboratorium feses tahap kedua, dan ini akan menunggu instruksi dari kementrian kesehatan,” jelas Arika, Rabu (23/11/2022).

Arika juga mengatakan sudah mengumpulkan 21 sample dari anak-anak hingga usia 15 tahun di dusun setempat, untuk diperiksakan sampel feses mereka. “Tiga anak yang sudah kita dapatkan hasil laboratorium tahap pertama pemeriksaan fesesnya adalah anak-anak yang tidak memiliki gelaja demam dan nyeri sendi, justru mereka sehat, hanya saja dari pemeriksaan laboratorium terdapat virus polio tersebut,” jelas Arika.

Dengan demikian, ungkap Arika, sudah ada empat kasus polio di Desa Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, meskipun 3 kasus terbaru masih harus menunggu hal pemeriksaan laboratorium tahap kedua.

Dr. Arika mengatakan, sebelumnya pihaknya memang tidak mau gegabah untuk mengumumkan adanya penambahan kasus polio di Kabupaten Pidie, sebelum dilakukan pemeriksaan ulang pada tiga anak tersebut.

“untuk kasus pertama kita lakukan dua kali pemeriksaan sampel fases, hasilnya sama, positif polio. untuk tiga kasus baru ini kita juga akan melakukan prosedur yang sama untuk lebih meyakinkan,” jelas Kadinkes Pidie tersebut.

“ Memang sampel feses untuk pemeriksaan tahap dua belum diambil, karena masih menunggu arahan dari kementrian kesehatan. Dan 3 anak yang dinyatakan positif polio tersebut dalam keadaan sehat tanpa ada keluhan seperti halnya penderita pertama. Petugas kesehatan akan mengabil 21 sampel pada 21 anak dilingkungan yang sama,” terang Arika.

Dikhawatirkan penularan akan meluas, mengingat mobilitas anak-anak  yang sehat tersebut.  Jika hasil pemeriksaan fases kedua terhadap tiga anak tersebut positif, maka kasus polio di Pidie bertambah, tidak akan menutup kemungkinan akan bertambah lagi karena penyebarannya begitu cepat. (Yan)

Tulisan Terkait

Bagikan Tulisan

Berita Terbaru

Newsletter

Subscribe to stay updated.