Home Berita Yayasan HAkA Bersihkan Lima Sekolah di Aceh Tamiang
BeritaNews

Yayasan HAkA Bersihkan Lima Sekolah di Aceh Tamiang

Share
Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan aksi bersih-bersih intensif di lima sekolah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Poto : HAkA
Share

Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan aksi bersih-bersih intensif di lima sekolah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan ini dilaksanakan di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, SMAN 1 Kejuruan Muda, SMKN 1 Karang Baru, SMKN 2 Karang Baru, dan SMAN 1 Bandar Pusaka.

Aksi gotong royong ini melibatkan tim relawan Yayasan HAkA yang bekerja sama dengan guru, wali murid, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala, serta mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, dan dilaksanakan sepekan hingga Sabtu (17/1/2026).

Para relawan membersihkan lumpur tebal dari ruang kelas dan ruang guru, sekaligus membersihkan fasilitas sekolah yang masih layak digunakan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.

Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu menyebabkan ratusan sekolah di Aceh terdampak. Lumpur tebal yang tersisa menghambat aktivitas pendidikan ribuan siswa, termasuk siswa penyandang disabilitas di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang.

Menanggapi kondisi tersebut, Yayasan HAkA menginisiasi program gotong royong ini sebagai bagian dari dukungan pemulihan pendidikan bersama pemerintah daerah. Relawan dibagi ke dalam tim sesuai sekolah sasaran.

Dengan menggunakan sekop, cangkul. dan ember, mereka membersihkan lumpur yang menumpuk di lantai, meja, dinding ruang kelas, serta ruang guru di SMAN 1 Kejuruan Muda, SMKN 1 dan SMKN 2 Karang Baru, SMAN 1 Bandar Pusaka, serta SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang.

Keterlibatan wali murid dan mahasiswa KKN memungkinkan proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh dan lebih cepat. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pihak sekolah.

Selain kegiatan bersih-bersih, Yayasan HAkA juga menyalurkan bantuan berupa dispenser, galon air minum, botol minum, kaos kaki siswa, serta perlengkapan kebersihan seperti sabun dan alat pel. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional sekolah dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Penyaluran dispenser, galon air bersih, dan botol minum dilakukan untuk memastikan akses air minum yang layak, higienis, dan aman bagi siswa serta guru pascabencana, sekaligus mengurangi ketergantungan pada air minum kemasan sekali pakai.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Yayasan HAkA dalam mendorong pengurangan sampah plastik dan pembiasaan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

“Kami berharap kegiatan bersih-bersih dan penyaluran bantuan ini dapat mempercepat pemulihan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak banjir, khususnya di Aceh Tamiang,” ujar Raja Mulkan, Juru Kampanye Yayasan HAkA.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk membangun pendidikan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan.

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Transisi Energi Tak Cukup Bersih, Masyarakat Harus Menjadi Penerima Manfaat Sejak Awal

Transisi energi sering dipromosikan sebagai jalan keluar dari krisis iklim. Pembangkit listrik...

BeritaHeadlineHutan Aceh

Tujuh Kali Diubah, UU Kehutanan Dinilai Belum Mengakui Hak Masyarakat atas Hutan

Lebih dari dua dekade setelah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan...

Foto Ilustrasi
BeritaHeadline

Sekolah Rakyat dan Babak Baru Perebutan Tanah Warga Rempang

Pagi itu, ketenangan warga Kampung Pantai Melayu, Pulau Rempang, kembali terusik. Sekitar...

MPLS Ramah TKS IT BAZLA Diikuti 110 Siswa Baru di Aceh Utara
Berita

110 Siswa Baru TKS IT BAZLA Ikuti MPLS Ramah, Diawali Prosesi Peusijuek di Aceh Utara

LHOKSUKON – Sebanyak 110 siswa baru TKS IT BAZLA di Gampong Rayeuk...