Home Berita Buruknya Sanitasi di Huntara Pidie Jaya.
BeritaHeadline

Buruknya Sanitasi di Huntara Pidie Jaya.

Share
Huntara Gampong Meunasah Raya Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya Foto; Digdata.id
Share

Sehari jelang lebaran Idul Fitri 2026 pengungsi penyintas banjir di Kabupaten Pidie Jaya mulai di relokasi paksa ke rumah hunian sementara (huntara) yang sudah dibangun beberapa titik di Kabupaten tersebut. meski kondisi huntara tersebut belum layak untuk ditempati.

hal tersebut dikatakan Rizwan salah satu warga meunasah Raya kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Mereka yang sebelumnya tinggal di tenda pengungsian dipaksa pindah ke huntara oleh pemerintah Pidie Jaya.

“Semua sudah dipindahkan ke huntara, tidak ada lagi yang tinggal di tenda, sudah dibongkar oleh anggota (TNI,Polisi dan BPBD) satu hari sebelum lebaran Idul Fitri”kata Rizwan.

Rizwan mengatakan, masih lebih enak tinggal di tenda dari pada di huntara.  Meski panas tetapi akses air bersihnya mudah berbeda dengan kondisi di huntara yang susah mendapatkan air bersih sehingga ia harus mengangkut air ke tempat tetangga dan meunasah yang jaraknya lumayan jauh.

Huntara gampong Meunasah Raya Keucamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Foto; Dok warga
Huntara gampong Meunasah Raya Keucamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Foto; Dok warga

Tak hanya itu, Riswan juga menyayangkan, buruknya sanitasi di huntara yang ia tempati sehingga mengganggu kenyamanan, salah satunya tidak ada saluran pembuangan dari kamar mandi dan kloset (WC), pipanya tidak tersambung ke sepiteng sehingga tumpah keluar dan menimbulkan bau yang membuat warga tidak nyaman.

Sebagian dari total huntara yang diperuntukkan untuk warga Meunasah Raya belum dialiri air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan buruknya sanitasi.

“Sampai hari ini kami belum ada air bersih, pipa dan kran airnya sudah dipasang tapi air tidak ada.  untuk pembuangan MCK nya juga serampangan tidak tersambung ke got dan sepiteng”ceritanya Rizwan lagi.

Saluran pembuangan dan sanitasi di huntara Meunasah Raya Kecamatan Meurah Dua Pidie Jaya. Foto: Dok warga

Rizwa dan beberapa warga penghuni huntara sudah melaporkan permasalahan tersebut kepada penanggung jawab huntara, namun tak kunjung diperbaiki hingga hari ini. Penanggung Jawab huntara hanya menjawab ia nanti akan diperbaiki segera.

Hal yang sama juga dikeluhkan Abdul Halim Geuchik Gampong Meunasah Raya terkait buruknya sanitasi dan minimnya air bersih untuk kebutuhan warga di huntara. Dilokasi tersebut hanya ada tiga tandon air untuk kebutuhan Ratusan warga di huntara.

Abdul Halim berharap pemerintah dan BPBD untuk segera menyediakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang tinggal di Huntara.

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Satu Pendaki Gunung Seulawah Agam Belum di Temukan, Tim SAR Masih Laukan Pencarian

Seorang pendaki asal Kabupaten Aceh Utara dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah,...

Berita

Jumlah Penumpang di Bandara SIM Mengalamai Penurunan di Idul Adha 1447 H

Pergerakan penumpang angkutan udara selama periode Idul Adha 1447 Hijriah di Bandara...

Berita

Warga Pintu Rime Gayoe Perbaiki Akses Jalan Nasioanal Takengon-Bireuen

Enam Bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh masih banyak fasilitas publik yang...

Jemaah Haji Aceh bertola dari Mekah ke Madinah pada 8 Juni 2026 Foto : Dok.PPIH Aceh
Berita

Arab Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 2,5 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

DIGDATA.ID – Arab Saudi melaporkan keberhasilan penyelenggaraan layanan kesehatan selama musim Haji...