Home Headline Gelagap Alokasikan Lahan Eks Kombatan
HeadlineJurnalisme Data

Gelagap Alokasikan Lahan Eks Kombatan

Share
Share

Medio Juli 2024, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perintahkan, sebelum pergantian pemerintahan baru – pada Oktober. Pengalokasian lahan eks kombatan di Aceh harus diselesaikan, karena ini merupakan janji negara yang tertuang dalam perjanjian perdamaian Pemerintah RI-GAM di Helsinki 2005 lalu.

Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan ditugaskan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang sudah 19 tahun Aceh damai belum terpenuhi. Dia langsung menggelar rapat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh di Gedung Serbaguna, Kantor Gubernur Aceh, termasuk berkomunikasi dengan Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haytar.

Jauh sebelum dapat perintah langsung dari Menteri ATR/BPN di gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat pernah digelar rapat koordinasi antara pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat yang dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Azwardi Abdullah AP M.Si pada Selasa, 30 April 2024.

Selengkapnya silakan kunjungi Magazine Digdata: Gelagap Alokasikan Lahan Eks Kombatan

 

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Satu Pendaki Gunung Seulawah Agam Belum di Temukan, Tim SAR Masih Laukan Pencarian

Seorang pendaki asal Kabupaten Aceh Utara dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah,...

Jemaah Haji Aceh bertola dari Mekah ke Madinah pada 8 Juni 2026 Foto : Dok.PPIH Aceh
BeritaHeadline

Jemah Haji Aceh Mulai Tinggalkan Madinah Pada Delapan Juni 2026

Jemaah haji Aceh kloter 02 hingga kloter 14 BTJ yang tergabung dalam...

proses pemaaman jemaah haji yang meninggal di Mekkah Foto; Dok.PPIH
BeritaHeadline

Jemaah Haji Asal Aceh Meninggal dunia Bertambah Jadi Enam Orang

Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci...

BeritaHeadline

393 Jamaah Haji Kloter 1 Aceh Telah Tiba di Madinah

Sebanyak 393 jemaah haji asal Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung...