Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga 1 Juni 2026, tercatat 6 jemaah asal Aceh wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74), jemaah haji Kloter 10 asal desa Cot Sukon Kabupaten Pidie meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis di Rumah sakit King Abdul Ajis akibat cardiogenik pneumonia.
“Dengan bertambahnya satu jemaah yang wafat, total jemaah haji Embarkasi Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga saat ini menjadi Enam orang,” kata Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal.
Data PPIH mencatat, sebelumnya ada lima jemaah asal Aceh telah lebih dulu meninggal dunia, yakni Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Bireuen dari Kloter 8 yang wafat di Arafah pada 26 Mei 2026, Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang dari Kloter 13 yang juga meninggal di Arafah pada tanggal yang sama, Siti Salmijah (83) asal Pidie Jaya dari Kloter 13 yang meninggal di RS Mina Al Wadi pada 28 Mei 2026, serta Aminah Ahmad (76) asal Pidie Jaya dari Kloter 13 yang wafat di Sheefa Hospital pada 30 Mei 2026 dan Sulasri Abdul Gani (74) asal Bireuen dari Kloter 5 yang meninggal pada 31 Mei 2026.
Mayoritas jemaah yang meninggal dunia merupakan lanjut usia dan mengalami gangguan kesehatan serius, seperti gagal jantung kongestif dan syok kardiogenik dan Pneumonia. Seluruh proses pemakaman dilakukan di Tanah Suci sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat selama pelaksanaan ibadah.
Arijal menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para jemaah haji Aceh. Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta memperoleh predikat haji mabrur.
“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.
Arijal juga mengajak masyarakat Aceh untuk mendoakan seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kekuatan dalam menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.









