Harga pasaran udang vaname di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Lampulo Banda Aceh merosot tajam. harga yang biasanya Rp 70 ribu perkilo menjadi Rp 45-60 ribu rupiah perkilonya sedangkan udang besar yang pasaran 120 ribu kini dijual Rp 90 ribu per kilonya kondisi tersebut sudah berlangsung sejak awal Agustus 2025 lalu.
Merostnya harga udang vaname di Banda Aceh terjadi karena adanya penghentian sementara ekspor udang beku Indonesia ke Amerika serikat. Sehingga pabrik besar di Medan yang selama ini menjadi penopang distribusi telah berhenti membeli hasil panen dari petambak Aceh sehingga stok udang melimpah.
Akibatnya, harga udang di tingkat pasar lokal anjlok, dengan penurunan rata-rata sebesar Rp10.000-Rp20.000 per kilogram. Harga udang saat ini berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 90 ribu sesuai dengan ukuran besar kecilnya udang.

Herman salah seotrang toke udang yang di temui di TPI Lampolo Banda Aceh mengatakan, harga jual udang saat ini jauh menurun dari harga jual biasanya sejak penampung di Medan Sumatera Utara menghentikan pembelian udang yang selama ini menjadi komoditi ekspor nomor satu di Indonesia terutama Aceh.
“Selama pabrik udang beku di Medan tutup, harga udang turun drastis dan ini sudah berlangsung selama dua bulan setengah, sejak pertengahan Agustus”Jelas Herman.
Menurut Herman, penurunan harga udang vaname tidak berpengaruh besar terhadap transaksi jual beli udang. Karena bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi, sehingga permintaan masyarakat lokal terhadap udang juga meningkat.

Fenomena penurunan harga diperkirakan masih akan berlangsung selama hasil panen udang melimpah Aceh dan belum dibuka kembali ekspor udang beku dari Indonesia.









