Home Berita WNI Asal Aceh ini, Sabet Juara 2 Lomba Azan di Arab Saudi, Dapat Hadiah Rp 4 Miliar
BeritaHeadline

WNI Asal Aceh ini, Sabet Juara 2 Lomba Azan di Arab Saudi, Dapat Hadiah Rp 4 Miliar

Share
Tangkapan Layar Youtube
Share

Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh, Dhiyauddin, berhasil menyabet juara dua dalam lomba azan yang digelar di Arab Saudi.

Dilansir dari Al Arabiya, Dhiyauddin memperoleh hadiah uang senilai 1 juta riyal Arab Saudi atau sekitar Rp 4 miliar. Diberitakan  Dhiyauddin adalah WNI yang ikut lomba azan di Arab Saudi bernama Otr El Kalam.

Dalam video yang diunggah akun Otr El Kalam di Twitter pada 27 Maret, azan yang dikumandangkan Dhiyauddin sampai membuat salah satu juri menangis.

Sedangkan juara pertama lomba azan Otr El Kalam disabet oleh warga Arab Saudi bernama Muhammad al-Sharif. Al-Sharif mendapatkan hadiah sebesar 2 juta riyal Arab Saudi atau sekitar Rp 8 miliar.

Selain lomba azan, dalam kompetesi Otr El Kalam juga terdapat lomba melantunkan ayat Al-Qur’an. Juara pertama lomba melantunkan ayat Al-Qur’an disabet oleh Younes Shahmoradi dari Iran, mendapatkan hadiah 3 juta riyal Arab Saudi atau sekitar Rp 12 miliar. Sedangkan juara kedua lomba melantunkan ayat Al-Qur’an adalah Abdulaziz al-Faqih dari Arab Saudi, mendapatkan hadiah 2 juta riyal Arab Saudi atau sekitar Rp 8 miliar.

Baca juga : https://digdata.id/baca/tembus-4-besar-bilal-asal-aceh-ini-bikin-juri-azan-internasional-meneteskan-airmata/

Dilansir dari Al Arabiya, lomba tersebut diinisiasi oleh Otoritas Entertainmen Umum Saudi pada 2019. Lomba melantunkan ayat Al-Qur’an dan azan tersebut diselenggarakan untuk mencari bakat-bakat “luar biasa” di kedua bidang tersebut.

Ketika babak final digelar, lomba tersebut menerima enam sertifikat rekor dunia dari Guinness Book of Records. Di antara rekor yang dipecahkan adalah lomba melantunkan ayat Al-Qur’an terbesar di negara-negara peserta, kompetisi azan terbesar, serta hadiah terbesar dalam lomba melantunkan ayat Al-Qur’an dan adzan. (Yan)

Sumber : Kompas.com

Share
Related Articles
BeritaHeadline

Transisi Energi Tak Cukup Bersih, Masyarakat Harus Menjadi Penerima Manfaat Sejak Awal

Transisi energi sering dipromosikan sebagai jalan keluar dari krisis iklim. Pembangkit listrik...

BeritaHeadlineHutan Aceh

Tujuh Kali Diubah, UU Kehutanan Dinilai Belum Mengakui Hak Masyarakat atas Hutan

Lebih dari dua dekade setelah Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan...

Foto Ilustrasi
BeritaHeadline

Sekolah Rakyat dan Babak Baru Perebutan Tanah Warga Rempang

Pagi itu, ketenangan warga Kampung Pantai Melayu, Pulau Rempang, kembali terusik. Sekitar...

MPLS Ramah TKS IT BAZLA Diikuti 110 Siswa Baru di Aceh Utara
Berita

110 Siswa Baru TKS IT BAZLA Ikuti MPLS Ramah, Diawali Prosesi Peusijuek di Aceh Utara

LHOKSUKON – Sebanyak 110 siswa baru TKS IT BAZLA di Gampong Rayeuk...